Terakhir saya bertemu lagi dengan beliau di gedung DPRD Tangsel memenuhi undangan resmi dari pihak sekretariat DPRD sebagai bagian dari tokoh Tangsel dalam acara Pengukuhan Benyamin-Pilar sebagai Walikota dan Wakil depinitif di Tangsel. Saya, Margiono, Zarkasih Noor, Ustadz Syakur, duduk satu meja.
Itulah penggalan cerita dari sekian banyak kisah pertemuan saya dengan Pak Margiono, seorang tokoh penting bagi pembentukan Kota Tangsel dan tentu saja orang yang saya hormati dan cintai sebagai tokoh pers nasional dan dunia.
Selamat jalan lelaki hebat, orangtua, kakak dan sahabat yang selalu enak diajak ngobrol dan ngopi bersama. Engkaulah yang terbaik, istirahatlah dengan tenang. Aku dan kami semua para jurnalis dan warga Tangsel, akan segera menyusul. Sampai jumpa kita di sana. Salam hormat dan rakjimku padamu.
*Sahabat Margiono