“Setelah itu, masuk 5 destinasi pariwisata prioritas berikutnya yang meliputi Wakatobi, Raja Ampat, Bangka Belitung, Bromo Tengger Semeru, dan Morotai,” urai Teguh.
Tegus menegaskan, pada 2022, pemerintah telah menetapkan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yang fokus pada pemulihan ekonmoi dan reformasi struktural.
Di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, RKP itu akan diimplementasikan dalam sejumlah langkah. Pertama, pemerintah akan fokus pada pemulihan pasar melalui insentif paket wisata, travel corridor arrangement dan travel bubble, kampanye Bangga buatan Indonesia, serta pengadaan barang dan jasa pemerintah dan BUMN.
Kemudian, pemerintah Juga akan fokus pada pemulihan lapangan kerja melalui bantuan pemulihan tenaga kerja parekraf serta pemulihan jam kerja dan re-hiring.
“Pemerintah juga akan fokus pada pemulihan industri parekraf melalui penerapan CHSE di destinasi, adaptasi digitalisasi, pembangunan infrastruktur di 5 DPSP, revitalisasi bali dan pemulihan destinasi unggulan lainnya seperti Batam-Bintan, Bandung, dan Banyuwangi,” tuturnya. (***)