Semua tujuan itu sangat mulia. Oleh karena itu, tujuan karir perlu dipikirkan dan ditentukan sedini mungkin.
“Bukan sebuah hal yang sulit untuk membangun karir di masa depan. Namun, perlu diingat ya, bahwa membangun karir ini harus dipikirkan secara matang, mulai dari membuat tujuan karir, pertanyaan sederhana: apa sih yang kamu inginkan dalam pekerjaan?” jelas Vina.
Cara mencari tujuan karir tidaklah sulit. Bisa dimulai dari hal yang sederhana seperti memahami potensi, bakat, dan passion yang selama ini dimiliki. Dari situ, milenial bisa mulai menulis dan memetakan apa yang selama ini ingin dicapai sebagai tujuan karir.
Vina menyarankan para milenial untuk menulis dan memvisualisasi kan rencana-rencana tersebut. Baik jangka pendek dan jangka panjang. Tujuannya agar rencana tidak mudah dilupakan, dan menjadi peta jalan kehidupan yang runtut serta sistematis.
“Coba deh tanya ke diri kamu sendiri, lalu tulis dan petakan apa sih yang sebenarnya kamu inginkan. Lalu pastikan passion seperti apa sih yang cocok untuk diri kamu lakukan. Lalu kita buat secara runtut, supaya eksekusi, time management, dan mengatur apa yang harus kamu lakukan, menjadi mudah,” ungkap sosok yang pernah menjuarai None Jakarta 2014 ini.
Kedua, Kumpulkan Pengalaman Magang dan Volunteer
Menurut Vina, setelah mengekse-kusi dan memproyeksikan beberapa rencana masa depan, kamu bisa mengikuti berbagai macam kegiatan yang sesuai dengan keinginanmu. Misalnya seperti kegiatan volunteer atau internship. Dua kegiatan itu bisa menunjang skills kemampuan bekerja.
Mengikuti organisasi juga bisa jadi cara mujarab lainnya untuk menambah pengalaman sekaligus koneksi. Selain itu, berorganisasi juga dapat menambah kemampuan kepemipinan bagi mahasiswa.