"Dengan ketersediaan batu bara yang baik saya rasa ini sumbangan tiga BUMN ini kepada energi atau kestabilan energi di Indonesia dan berujung pada kestabilan negara kita. Semoga kita bertiga mampu mewujudkan ini," ujar Suryo.
Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo menilai kunjungan lapangan ini merupakan bentuk keseriusan tiga BUMN dalam membangun keandalan listrik nasional. Didiek pun menegaskan KAI siap mendukung PLN dalam memberikan pelayanan kelistrikan yang andal bagi pelanggan.
"Kami KAI dengan semangat ingin bersama sama membangun kelistrikan Indonesia bersama PLN dan PTBA. Sehingga kesepakatan bisa dilanjuti dengan langkah konkret dan timeline yang jelas. Sehingga perencanaan bisa dieksekusi dengan baik. Kita berkomitmen untuk itu," ujar Didiek.
Sebelumnya, pada 19 Agustus lalu tiga BUMN bersepakat menjaga pasokan batu bara untuk sistem kelistrikan Indonesia. PLN, PTBA dan KAI menandatangani Nota Kesepahaman Kerja Sama Strategis BUMN Pengaman Rantai Pasokan untuk Ketahanan Ketenagalistrikan Nasional.
Sinergi PLN, PTBA dan KAI untuk memastikan rantai pasok batu bara, merupakan wujud nyata dari peran BUMN untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui keandalan dan kontinyuitas penyediaan energi listrik bagi seluruh masyarakat.
Sinergi ini juga diharapkan akan menjadi peluang yang baik bagi semua pihak untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kontribusi serta memperkuat peran BUMN sebagai penggerak ekonomi di Indonesia. (*/Red)