Apakah publik menilai pers Indonesia masih mampu menjalankan fungsi-fungsi idealnya di tengah krisis kesehatan yang melanda dunia? Bagaimana publik mengevaluasi kinerja pers dalam memberitakan Covid-19?
Survei ini juga bertujuan mencari tahu media yang menjadi rujukan utama responden dalam upaya mereka mendapatkan informasi mengenai Covid-19, untuk mengukur platform yang menjadi ‘top of mind’.
Metode survei yang digunakan adalah metode tidak acak (non-probability sampling) dari populasi responden Jakpat Mobile Responden yang tersebar di Indonesia.
Survei menjangkau 1.119 responden (margin of error < 3%) berusia 15 tahun ke atas, yang terdiri dari 624 responden laki-laki dan 495 responden perempuan, dengan distribusi 20% responden dari Sumatera, 53% dari Jawa, 7% dari Kalimantan, 12% dari Sulawesi, 5% dari Bali dan Nusa Tenggara, 2% dari Maluku, serta 1% dari Papua. (DP/Red)