Kunci Keberhasilan PPKM Darurat Adalah Partisipasi Masyarakat

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Selasa, 13 Juli 2021 | 21:54 WIB

Jakarta, bidiktangsel.comPerluasan PPKM Darurat di beberapa daerah di luar Jawa dan Bali, hari  ini mulai efektif dijalankan. Melihat beberapa indikator peningkatan kasus yang terjadi, PPKM  Darurat yang diperluas ini diharapkan mampu menekan laju penularan yang masih tinggi. 

Wali Kota Padang, Hendri Septa menyampaikan, di wilayahnya PPKM Darurat dimulai hari ini  setelah sebelumnya menjalankan PPKM diperketat sejak 7 April lalu. “Memang kondisinya,  masyarakat belum seluruhnya dapat melaksanakan anjuran dan arahan yang kita sampaikan  kepada masyarakat,” terangnya dalam Dialog Produktif KPCPEN yang ditayangkan  FMB9ID_IKP, Selasa (13/7). 

Dengan adanya PPKM Darurat di Kota Padang, diharapkan kedisiplinan masyarakat bisa kembali  ditegakkan demi menurunkan lonjakan kasus COVID-19. “Kami sudah mendapatkan laporan di  perbatasan, hampir ratusan mobil sudah kita minta putar arah balik dan memang mereka tidak  tahu aturan ini sebab banyak yang datang dari luar Padang. Kota Padang ini penghubung dari  kota ke kota lain,” terang Hendri. 

Fahrizal Darminto, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung dalam kesempatan yang sama juga  menyampaikan, “Berhasil atau tidaknya PPKM Darurat di Lampung tergantung dengan partisipasi  masyarakat.” 

Fahrizal berharap masyarakat bisa ikut berperan aktif menyosialisasikan imbauan-imbauan  ataupun upaya-upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah, “Di Provinsi Lampung kita telah  menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru pada masa  pandemi Covid-19, agar masyarakat aman dan tetap produktif,” katanya. 

Berdasarkan Perda tersebut, polisi pamong praja, forkopimda, Polda, dan pemangku  kepentingan lain bisa bersama-sama melakukan upaya sosiasilasi dan penegakan hukum di  lapangan di masa PPKM Darurat. 

Upaya yang dilakukan pemerintah ini didukung penuh oleh ahli kesehatan. dr. Adib Khumaidi,  SpOT, Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI). dr. Adib  menerangkan bahwa ini adalah situasi sulit bagi masyarakat saat ini sehingga perlu dipahami  dengan sangat mendalam. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X