Anyer, bidiktangsel.com - Sesuai Instruksi Gubernur Nomor: 556/901-Dispar/2021 tentang penutupan sementara destinasi wisata dampak libur Hari Raya Idul Fitri tahun 2021 di Provinsi Banten, Kepolisian Daerah (Polda) Banten bersama TNI dan Satgas Covid-19 mensosialisasikan Kepada Masyarakat untuk meninggalkan destinasi wisata dan kembali kerumah masing-masing.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan Instruksi Gubernur Banten tersebut berisikan tentang penutupan sementara destinasi wisata.
"Penutupan destinasi wisata ini berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Penanggulangan Covid-19, Peraturan Gubemur Banten Nomor 38 tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, Peraturan Gubernur Nomor 45 Tahun 2020 Tentang Perubahaan atas Peraturan Gubernur No 38 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dan Peraturan Gubemur Banten Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Standar Operasional Prosedur Penegakan Penanggula-ngan Covid-19," kata Edy Sumardi saat ditemui awak media, Minggu (16/5/2021)
Lebih Lanjut Edy Sumardi menyampaikan Instruksi Gubernur ini berlaku terhitung mulai pada tanggal 15 Mei 2021 hingga 30 Mei 2021.
Untuk itu kita terjun langsung ke tempat-tempat wisata untuk mensosialisasikan instruksi ini kepada seluruh masyarakat.
"Kami sedang melaksanakan sosialisasi instruksi gubernur Banten kepada masyarakat baik secara langsung menggunakan pengeras suara dengan berjalan kaki, patroli menggunakan ATV, dan menggunakan Kapal Ditpolairud Keliling Pantai dan tempat-tempat wisata di perhotelan, Maupun melalui media publikasi seperti media online , media cetak, Alhamdulillah saat ini tempat wisata sudah mulai kosong dan pengunjung meninggalkan tempat wisata kembali kerumah masing-masing," ujar Edy Sumardi.
Lebih Lanjut Edy Sumardi menambahkan bahwa dikeluarkan nya Instruksi Gubernur tersebut merupakan bentuk upaya Pemerintah Provinsi Banten dalam mencegah penularan Covid-19.