Bahas Peran Pers Setelah Covid-19, PWI Sampaikan Pentingnya Rapat Perencanaan dan Road Map

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Selasa, 20 April 2021 | 04:34 WIB

Dalam kesempatan sesi pertama pembicara delegasi  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Mohammad Nasir menyampaikan presentasinya berjudul Indonesian Press Road Map Against Covid-19.

“Siapa bilang pers tidak punya peran dalam menanggulangi pandemi virus corona (Covid-19)? Media pers sebagai pilar demokrasi keempat memang tidak punya peralatan medis, masker, pelindung diri, dan vaksin Covid yang sangat dibutuhkan masyarakat, akan tetapi pers punya peran mensosialisasi kan semua rangkaian program penanganan pandemic covid-19 sampai tuntas,” kata Nasir mengawali presentasinya.

Menurut Nasir yang juga Direktur Kesejahteraan dan Pengabdian Masyarakat PWI Pusat, di masa Pandemi Covid-19 Pers mengarahkan perencanaan liputan sesuai peta perjalanan (road map) menuju pos terakhir penanganan covid-19.

Pers harus mempunyai perencanaan liputan yang baik dan komprehensif sampai pasca corona, dan kemudian merealisasikan melalui pemberitaan-pemberitaan dengan informasi yang benar, membuat visual yang jelas dan tidak multi tafsir, serta menyajikan statistik yang terus berubah setiap hari.

“Tanpa perencanaan yang baik, pers akan kehilangan arah, kehilangan strategi dalam menanggulangi penanganan virus corona-19. Karena itu, pers harus menetapkan road map melawan covid supaya seiring dan sejalan dengan upaya penanganan pemutusan mata rantai penularan Covid-19 yang dilakukan Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19, Kementerian Kesehatan, dan semua pihak yang terlibat,” tutur Nasir, wartawan Harian Kompas (1989-2018).

Di ujung road map sampai tahun ini, yaitu April- Desember 2021, media pers terus mengawal pelaksanaan vaksinasi Copvid-19 hingga mencapai pelayanan seluruh penduduk Indonesia.

Sementara itu pers juga mulai mengkondisikan suasana normal.
Nasir berpendapat pemberitaan pers seharusnya mulai diarahkan pada seluruh kegiatan ekonomi, seperti wisata, kuliner, pasar, industri, eksport-import, dan kesibukan di airport, serta kegiatan perkotaan.

“Pemberitaan ini bertujuan mengisi bacaan masyarakat supaya pikiran mereka beralih pada kondisi normal setelah corona-19 mulai menghilang. Melalui pemberitaan yang positif pada gilirannya diharapkan pertumbuhan ekonomi akan pulih seperti sebelum terjadi pandemi Covid-19. Inilah peran pers Indonesia dalam keikutsertaan memulihkan keterpurukan kehidupan setelah pandemic Covid-19,” tutur Nasir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X