Azis Syamsuddin Beri Dukungan Atas Lahirnya Vaksin Nusantara

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Senin, 22 Februari 2021 | 21:36 WIB

Jakarta, bidiktangsel.com - Pemerintah khususnya BPOM dipandang perlu untuk melihat kembali manfaat dari keberadaan Vaksin Nusantara yang kini tengah dikembangkan. Terobosan ini penting bagi penguatan program vaksinasi di Indonesia serta menghindari monopoli vaksin.

"BPOM bisa melakukan cross check, evaluasi dan uji klinis apa yang diprakarsai oleh Pak Terawan dan tim.   Regulasi harus memberikan kesempatan yang sama untuk semua, bisa mengakses vaksin sampai menciptakan vaksin itu sendiri," terang Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin dalam keterangan resminya, Senin (22/2/2021).    

DPR juga memberikan support semua kalangan telibat aktif dalam mendukung, membantu, dan mendorong terwujudnya produksi vaksin COVID-19 di Indonesia. Terlebih Indonesia memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang memadai.

"Tak ada yang membatasi semua individu untuk memperjuangkan sesuatu bagi bagi kepentingan yang lebih luas. DPR terus memberikan dukungan terhadap langkah positif terhadap vaksin Nusantara. Apalagi ini didasari untuk kesehatan rakyat dan memutus rantai wabah COVID-19," papar Azis.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini juga berharap, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mampu memberikan ruang terhadap penelitian dan melibatkan semua pihak untuk melahirkan vaksin buatan dalam negeri.

"Ini karya anak bangsa. Kemenkes memiliki kewenangan dan akses dalam memberikan dukungan atas penelitian dan pengembangan Vaksin Nusantara. Berikan solusi. Bila perlu lakukan koordinasi dengan WHO atas pengembangan vaksin yang tengah digagas ini," jelasnya.

 
Publik, sambung dia tak perlu pula meributkan apalagi merisaukan adanya Vaksin Nusantara. "Jangan berlebihan menanggapi sesuatu. Jangan pula cepat mengklaim sesuatu itu buruk. Kalau kita bergandengan tangan, mendukung karya anak bangsa, setidaknya ini memberikan dukungan moril. Ingat bahwa keselamatan jiwa adalah hal paling penting saat ini," tandas Azis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X