"Kewaspadaan terhadap munculnya kemungkinan varian baru virus corona sebagai salah satu risiko terbesar juga harus diwaspadai," tegas Azis.
Harapannya, vaksin yang dikembangkan melalui kemitraan menjadi penguat lahirnya Vaksin Merah Putih. "Kita harus mengejar ketertinggalan ini. Sekali lagi libatkanlah peneliti. Kita juga bisa belajar dari Inggris dan negara lainnya, yang telah mampu menganalisis susunan genetik virus saat patogen berkembang, guna meluncurkan Vaksi Merah Putih sebagai generasi pertama," tutup Azis Syamsuddin. (as/tim)