DPR Soroti Pendataan Covid-19, Kini Data Real Time yang Dibutuhkan

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Jumat, 29 Januari 2021 | 03:00 WIB

Jakarta, bidiktangsel.com - DPR RI kembali meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memperbaiki sistem pendataan Covid-19 yang perlu didukung kerja sama dengan Dinas Kesehatan dan rumah sakit untuk dapat melaporkan data secara real time.

Dengan tersedianya data sebaran Covid-19 yang akurat maka dapat memudahkan Pemerintah untuk menyusun kebijakan pengendalian Covid-19 yang efektif dan tepat sasaran. Mengingat jumlah kasus Covid-19 di Indonesia telah menembus satu juta kasus dan 28.468 orang meninggal dunia.

DPR meminta kesediaan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak yang didukung membatasi mobilitas sementara menunggu divaksinasi Covid-19 untuk melindungi diri sendiri dan keluarga.

"Upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengendalikan kasus Covid-19 belum maksimal dan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat yang dilakukan untuk menekan angka covid-19 tidak berjalan efektif," terang Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin, Kamis (28/1/2021).

DPR juga meminta Kemenkes memperbaiki sistem pelayanan kesehatan dalam menangani pasien Covid-19. Agar pasien Covid-19 mendapatkan pelayanan secara maksimal seperti dengan memperbaiki sistem rujukan, sistem pembiayaan, sarana, dan prasarana serta fasilitas layanan pasien Covid-19.

Dari data yang diterima, sejauh ini hanya 1.600 rumah sakit di seluruh Indonesia yang memberikan pelayanan untuk pasien Covid-19. Total ketersediaan tempat tidur untuk pasien Covid-19 secara nasional sekitar 81 ribu lebih dengan jumlah keterisian tempat tidur tersebut secara nasional masih terisi 51 ribu pasien atau dengan persentasi 63,66 persen.

"Jumlah pasien Covid-19 di hampir semua daerah bertambah. Artinya perlu penanganan cepat dan ekstra. Termasuk menambah ruang isolasi, dan memanfaatkan gedung-gedung milik Pemerintah atau swasta untuk dijadikan rumah sakit Covid-19, agar tidak ada masyarakat yang kesulitan mencari rumah sakit Covid-19," terang Azis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X