Vaksin Covid-19, apakah perlu?

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Jumat, 6 November 2020 | 16:02 WIB

Namun bisa juga ditemukan gejala lain yang mungkin hanya dialami beberapa pasien, yaitu rasa nyeri, sakit kepala, diare, sakit tenggoro kan, penurunan fungsi indera perasa atau penciuman, atau ruam kulit yang biasanya muncul secara bertahap.

Menurut WHO penularan Covid-19 ini terjadi secara droplet atau melalui percikan-percikan yang keluar melalui hidung atau mulut seseorang yang terinfeksi Covid-19 ketika batuk atau bersin.

Penularan ini bisa dicegah dengan cara sering mencuci tangan menggunakan sabun atau cairan antiseptik berbahan dasar alkohol, menjaga jarak dengan orang sekitar, memakai masker, dan tidak menyentuh mata, hidung ataupun mulut.

Hingga saat ini belum ada obat atau vaksin yang spesifik untuk Covid-19. Banyak negara seperti Amerika Serikat, Cina, Inggris, Jerman, Rusia dan Australia berlomba untuk menemukan vaksin Covid-19. Indonesia pun tak mau kalah dalam upaya penemuan vaksin Covid-19 ini. 

Indonesia membentuk konsorium vaksin Covid-19 atas gagasan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dan telah mengembangkan pembuatan vaksin Covid-19.

Lantas, apakah vaksin itu perlu?Vaksin adalah suatu substansi antigen yang berfungsi untuk menstimulasi sistem imun untuk menghasilkan antibodi. Sistem imun merupakan suatu sistem yang didukung oleh sekumpulan sel dan protein yang berperan untuk melindungi tubuh kita dari infeksi oleh berbagai patogen (mikroorganisme penyebab penyakit).

Tubuh manusia memiliki tiga tingkatan sistem pertahanan, tingkat pertama: barier, tingkat kedua: kekebalan bawaan, dan tingkat terakhir: kekebalan adaptif. 

Menurut Dr.rer.nat. Marselina I. Tan, ketiga tingkatan itu harus dijaga dengan baik agar virus tidak mudah masuk kedalam tubuh kita.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X