"Sekarangkan jamannya sudah online, semua bisa dilihat dari sistem. Namun terkait temuan ini, kita akan panggil kepala sekolahnya dulu, mengapa, kok, ini bisa terjadi. Jadi, saya minta teman media untuk menunggu klarifikasi dari kepala sekolah," pinta Hudawati.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi dari dua kepala sekolah yang diduga sengaja menyelewengkan dana PIP yaitu Ernawati kepala sekolah SDN 1 Rawa Ragil dan Suryatminingsih kepala sekolah SDN 2 Dwi Warga Tunggal Jaya.
Hudawati mengaku sudah memanggil yang bersangkutan, namun tidak ada penjelasan.
Sepertinya kepala sekolah tersebut sudah meremehkan profesi jurnalis. Mereka sudah mengabaikan hak jawab yang diberikan sesuai aturan. (SHW)