#Sosok - Hidupmu tidak akan pernah positif, jika pikiranmu selalu negatif.
Nasehat ini sangat difahami oleh mereka yang bijak, bagi yang kurang/belum bijak agak sulit atau kesulitan memahami nasehat tersebut apalagi mengamalkan nya.
Bagaimana berpikir positif, jika kita hanya “mengiyakan” informasi yang negatif.
Dampak semakin deras nya informasi yang perhari ada 3 milyar informasi yang mesti kita saring sebagai bentuk dukungan untuk mendapatkan banyak kesempatan dan manfaat pada era digital ini.
Seiring dengan kondisi ini ada yang sibuk dengan hoax dan issue berjam-berjam membaca dan ikut menyebarkan hoax, meski tidak ikut menyebarkan setidaknya mengiyakan; sehingga kehabisan waktu dan kehabisan energi dan akhirnya tertidur letih dgn terbawa mimpi buruk tentang masadepan diri dan generasi; dia sebenarnya faham bahwa kata-kata “Hidupmu tidak akan pernah positif jika pikiranmu selalu negatif”, tapi entah mengapa dia sulit beranjak, sulit move on dari situasi yang seperti itu.
Tetapi di sisi yang lain, sebagian orang yang fokus bekerja fokus belajar, fokus usaha, anak-anaknya belajar giat menuntut ilmu hingga sukses dalam pendidikan anaknya baik di dalam maupun keluar negeri dengan hasil terbaik.
Mereka itulah yang berpikir positif, yang tidak akan membiarkan pikiran negatifnya menghalangi langkah positifnya; dia akan selalu berpikiran positif untuk hidup yang selalu positif.
Mereka tidak gampang terpengaruh dengan debat panjang yang menggiringnya ke arah pikiran negatif, karena mereka sudah punya benteng yang tangguh dengan kedamaian pikiran yang positif.