Aksi Warga Menolak Pemagaran Oleh TNI Berakhir Ricuh

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Rabu, 11 September 2019 | 22:07 WIB

Bupati berjanji akan segera melakukan komunikasi dengan berbagai pihak terutama dengan pihak TNI AD melalui Kodim 0709 Kebumen.

Bupati akan meminta kepada pihak TNI atas dasar keamanan, agar tidak terjadi kericuhan meluas, meminta hari ini proses pemagaran dihentikan.

Setelah puas dengan jawaban Bupati warga lalu bergerak ke kantor kecamatan Bulus Pesantren, berjaga-jaga agar proses pembangunan pagar benar-benar dihentikan dan tidak dilanjutkan.

Warga berharap, pihak TNI memberikan sanksi terhadap oknum anggotanya yang melakukan tindak kekerasan kepada warga.

Warga juga meminta ketegasan pemerintah untuk menyelesaikan konflik tanah antara TNI dan masyarakat urut sewu. Agar peristiwa ini tidak kembali terulang.

Konflik Agraria terkait kepemilikan tanah antara warga di kawasan Urut Sewu ( pesisir selatan Kebumen ) bukan kali ini terjadi. Pada tahun 2011, peristiwa serupa pernah terjadi.

Sementara itu, pihak TNI belum memberikan keterangan resmi terkait aksi yang sempat ricuh ini. ( Fer )

https://youtu.be/paHQwoJU3zw

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X