• Minggu, 5 Februari 2023

Panwaslu Kota Tangsel Gelar Rapat Kordinasi Kelembagaan

- Rabu, 13 Desember 2017 | 14:56 WIB

Serpong - Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan dari Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di Bukit Pelayangan Resto, Rabu (13/12-2017).

Kegiatan Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan dari Panwaslu Kota Tangsel, dihadiri sekitar 50 orang diantaranya Ketua Panwaslu Kota Tangsel, Aas. Satibi, Ketua KPUD Kota Tangsel, M. Subhan, Kabag. Ops. Polres Tangsel, Kompol. Hadi Supriatna, Anggota Panwaslu Tangsel, M. Acep, Komisioner KPU Tangsel, Bambang Dwitoro, Perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Fajar Said dan Panwascam se Tangsel.

Dalam sambutannya, Ketua Panwaslu Kota Tangsel, Aas. Satibi mengatakan Panwaslu memiliki tugas yang cukup berat dalam melakukan pengawasan Pemilu 2019 mendatang. Untuk itu perlu dilakukan sinergi yang baik antara stakeholder terutama dalam Gakumdu. Gakumdu mempunyai peran strategis dan vital karena di Tangsel terutama dalam hal pengawasan Pemilu 2019.

Sengketa Pemilu diperkirakan akan cukup banyak untuk itu Gakumdu harus lebih intens agar penanganan pelanggaran lebih cepat.

"Panwaslu mengingatkan kepada Gakumdu  karena Pemilu 2019 rawan dimanfaatkan oleh banyak pihak termasuk peserta Pemilu itu sendiri," katanya.

Sedangkan Ketua KPUD Kota Tangsel, M Subhan menyampaikan bahwa sebelum nya pada tanggal 17 November 2017 yang lalu KPU Kota Tangsel menyatakan dari 20 parpol yang menyerahkan berkas hanya 5 parpol yang dinyatakan sudah Memenuhi Syarat (MS). Sedangkan 15 parpol lainnya harus melakukan perbaikan,  sampai pada 12 Desember 2017.

Menurutnya, 14 partai dinyatakan MS dan 6 parpol lainnya masih tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan harus melengkapi berkas verifikasi parpol karena masih dibawah 1.000 orang keanggotaan, yaitu PKPI, Idaman, Parsindo, Republik, PBB, PIKA.

"Partai ini harus menyerahkan berkas perbaikan paling lambat tanggal 15 Desember 2017. Permasalahan yang ditemukan dipartai yang masih TMS adalah masih ditemukannya berkas keanggotaan yang ganda internal partai dan ganda eksternal partai lain serta ada dokumen yang belum ber E-KTP," ujar Subhan.

Masih dalam penyampaiannya, setelah ini KPU Tangsel akan melakukan verifikasi faktual kepengurusan, verifikasi 30 persen keterwakilan perempuan, verifikasi kantor sekretariat parpol, dan KPU juga akan melakukan verifikasi faktual keanggotaan secara random terhadap 10 persen dari berkas keanggotaan yang diserahkan oleh parpol.

Halaman:

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

KPP Pratama Pondok Aren Gelar Kegiatan Tax Gathering

Selasa, 31 Januari 2023 | 22:14 WIB

Diduga Kebocoran Tabung Gas, Sebuah Warteg Terbakar

Selasa, 31 Januari 2023 | 18:46 WIB
X