nasional

Jaksa Agung RI Buka Rakernis Bidang Intelijen 2021

Rabu, 22 September 2021 | 16:49 WIB

Setiap personel intelijen diharapkan memiliki kesadaran keamanan diri,
serta dapat menerapkan sistem pengamanan informasi yang kuat pada sistem perangkat intelijen yang
digunakan.

Hal yang tidak kalah penting lainnya adalah kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Bidang Intelijen
untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang cepat.

SDM merupakan kunci dan peran utama dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas intelijen. Tanpa dukungan SDM yang memiliki kapasitas unggul dan berintegritas, kegiatan intelijen tidak akan berjalan dengan baik, meskipun telah dilengkapi dengan adanya perangkat intelijen yang memadai, oleh karena itu Bidang Intelijen dituntut harus mampu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas personilnya.

Perubahan kehidupan sosial manusia yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi tentunya juga berdampak pada perubahan modus operandi kejahatan yang memanfaat kan kelemahan teknologi informasi untuk aksi kejahatan, hal ini telah merubah pola pengungkapan dan pola pembuktian kejahatan.

Artinya aparat penegak hukum harus siap berhadapan dan menggunakan alat bukti atau barang bukti digital untuk mengungkap dan membukti kan kejahatan seseorang.

Bidang Intelijen yang dalam hal ini
bertanggung jawab atas unit kerja Seksi Intelijen Siber, dan Digital Forensik tentunya harus mampu
mengembangkan Laboratorium Digital Forensik yang memenuhi standar dan kualifikasi internasional
sehingga keberadaan Laboratorium Digital Forensik Kejaksaan benar-benar mampu memberi dukungan, baik dari sisi perangkat, SDM maupun legalitasnya, dan kedepan unit ini merupakan unit yang sangat strategis dalam rangka menghadapi situasi dunia tanpa kertas atau paperless.

Kemajuan teknologi informasi berimbas juga pada dunia media massa, pada saat ini masyarakat begitu mudahnya mengakses berita dari berbagai sumber.

Platform media massa yang berbasis konvensional sudah tergeser oleh media sosial, konsekuensinya adalah informasi begitu mudah tersebar dan tidak terfilter, ini tentunya menjadi tantangan yang sangat berat bagi Bidang Intelijen khususnya Pusat
Penerangan Hukum (Puspenkum) dalam bersaing untuk memberikan informasi yang benar kepada
masyarakat yang telah dibanjiri dengan banyak berita yang bersifat hoax.

Halaman:

Tags

Terkini