nasional

Dinamika Elite Tangsel dalam Bingkai Ngopi Sewarung

Minggu, 20 Oktober 2019 | 10:46 WIB

#NgopiSewarung - Kota Tangerang Selatan selalu menarik. Dari sudut manapun melihat dan menulis tentang kota ini, selalu ada angel atau sisi yang layak dipublis. Alamnya yang subur dan kaya dengan sumber air, dilintasi oleh lima sungai dan memiliki banyak situ. Secara geografis juga sangat strategis. Dekat dengan Ibu Kota Negara Jakarta dan dilingkari oleh kota kota yang sudah lebih dulu berdiri Tangerang, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang, suatu kondisi yang membuat Tangsel-dalam berbagai sektor- lebih cepat berkembang dibandingkan dengan kota-kota lain di Indonesia.

Seiring dengan perkembangan tersebut, sisi lain yang menarik dari Tangsel ialah hadirnya kelompok elite baru yang mulai menonjol dalam mempengaruhi dinamika kemajuan kehidupan kota.

Sejak berdiri pada tanggal 26 November 2009-- berdasarkan Perda DPRD Kota Tangsel-- kota yang terletak di sebelah selatan Jakarta ini menjadi daya tarik tersendiri bagi orang luar yang datang dengan berbagai latarbelakang budaya untuk meramaikan kehidupan kota. Mengembangkan aneka kegiatan usaha dan gaya hidup. Saling berinteraksi dan beratraksi membentuk banyak sekali aktivitas baik secara individu maupun dalam wadah komunitas, organisasi usaha, profesi, dan hobi.

Kehadiran para pendatang -- suka atau tidak - menjadi pemicu percepatan proses lahirnya para elite baru Tangsel. Yakni orang -orang terbaik atau pilihan dalam suatu kelompok kecil yang memiliki kapasitas intelektual dan kemampuan mengartikulasikan pemikiran, aspirasi lewat berbagai profes di atas rata- rata orang lain. Kelompok ini juga memiliki kemandirian secara ekonomi dan mempunyai kepedulian sosial politik yang tinggi.

Mereka boleh disebut kelompok yang berada di lapisan paling berpengaruh, atau paling mempunyai nama baik di masyarakat, karena kemampuannya menonjol di bidang tertentu, karenanya mereka adalah para pemimpin di bidangnya. Dan tentu saja keberadaan kelompok elite mempunyai peran penting dalam pembangunan kota.

Sejalan dengan pertumbuhan dan perkembangan kota-- keberadaan kelompok elite Tangsel saat ini kian mengkristal dan kemampuannya dalam mengorganisasi aktivitas usaha dan sosial semakin berkembang serta mandiri. Yang semula cenderung berlindung atau tergantung kepada koorporasi dan birokrasi perlahan- lahan mulai berani tampil berhadap-hadapan dengan pemerintah. Bisa menyampaikan aspirasi politik lebih berani, bebas, leluasa, dan kritis.

Kehadiran para elite di tengah-tengah kota cukup terasa. Dalam lima tahun terakhir Tangsel menjadi kota berkembang dengan tingkat pertumbuhan ekonomi paling tinggi di wilayah Banten, diiringi pencapaian prestasi di hampir semua sektor pembangunan, terlepas dari pro dan kontra soal keabsahan penghargaan yang diteima atas segala pencapaian prestasi tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini