nasional

Rekomtek Salah, Jembatan Kencana Loka Bakal Dibongkar Total dan Didesain Ulang Melengkung di Atas Badan Jalan

Jumat, 17 Juli 2026 | 08:02 WIB
Politisi Fraksi Demokrat itu menegaskan, kondisi jembatan yang sudah terlanjur dibangun saat ini akan dibongkar seluruhnya.

Serpong, bidiktangsel.com – Polemik proyek pembangunan jembatan di kawasan Kencana Loka, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, berlanjut.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Selatan, Julham Firdaus, memastikan jembatan yang sempat disetop pengerjaannya usai sidak akan dibongkar total dan didesain ulang sesuai rekomendasi teknis (rekomtek) dari dinas terkait.

Kepastian ini disampaikan Julham kepada awak media usai Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kamis (16/7/2026).

Baca Juga: Usai Sempat Ricuh di Pamulang, Yayasan Menangkan Gugatan Lawan Kemenag di PTUN

"Saya sudah rakor dengan dinas terkait mengenai jembatan, akan dibongkar dan disesuaikan dengan rekomendasi dari dinas. Jembatan bukan sejajar, tapi akan dibikin melengkung dan tingginya di atas badan jalan," kata Julham.

Politisi Fraksi Demokrat itu menegaskan, kondisi jembatan yang sudah terlanjur dibangun saat ini akan dibongkar seluruhnya.

Sementara jalur pedestrian atau trotoar yang sempat rusak akibat proyek tersebut akan dikembalikan seperti kondisi semula.

"Jadi kondisi sekarang akan dibongkar semua dan untuk masalah pedestrian akan dibangun kembali sesuai dengan kondisi semula," ujarnya.

Baca Juga: Inggris vs Argentina Dini Hari Nanti: Membuka Dendam Lama yang Sulit Dikubur

Dinas Akui Ada Kesalahan Teknis

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangsel, Robby Cahyadi, saat doorstop dengan awak media membenarkan adanya kekeliruan pada rekomtek awal proyek jembatan tersebut.

"Rekonnya sudah, dan ada kesalahan teknis, dan itu harus dibongkar disesuaikan dengan rekom kami," ujar Robby.

Senada, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DSDABMBK Tangsel, Fatul Rahmat, menyebut pihaknya akan segera memanggil pemilik proyek untuk menindaklanjuti perbaikan tersebut.

"Pemilik proyek sudah akan kita panggil dan minta dibongkar dan disesuaikan dengan rekom kami," tutur Fatul.

Halaman:

Tags

Terkini