nasional

Kabar Reshuffle 5 Menteri yang Bakal Diganti Presiden Prabowo, IHSG Anjlok 1 Persen Lebih

Senin, 8 September 2025 | 19:27 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan usai mencuat kabar reshuffle menteri di Kabinet Merah Putih. (Unsplash.com/@AfifRamdhasuma)

Bidiktangsel.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendadak berbalik arah ke zona merah pada perdagangan sesi kedua, pada Senin, 8 September 2025.

Koreksi tajam ini terjadi di tengah isu reshuffle kabinet dan jelang pelantikan sejumlah menteri baru Presiden RI, Prabowo Subianto.

Pada pukul 15.43 WIB, IHSG tercatat melemah 0,63 persen ke posisi 7.818,12.

Baca Juga: Sore tadi! Presiden Prabowo Ganti dan Lantik Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih

Tidak lama berselang, tepatnya pukul 15.47 WIB, pelemahan semakin dalam hingga menembus lebih dari 1 persen.

Sebelumnya, IHSG justru sempat bergerak positif. Pada akhir perdagangan sesi pertama, indeks menguat 45,60 poin atau naik 0,58 persen ke level 7.912,95.

Kondisi ini menunjukkan kabar pergantian menteri langsung mempengaruhi psikologi pasar.

Sepanjang perdagangan pagi, tercatat 367 saham menguat, 292 melemah, dan 142 stagnan.

Baca Juga: Polisi Tegur Pemilik Warung Karaoke, Pemerintah Siapkan Penertiban

Nilai transaksi mencapai Rp8,95 triliun, dengan volume mencapai 20,14 miliar saham dalam 1,18 juta kali transaksi.

Isu perombakan kabinet disebut sebagai pemicu utama pelemahan pasar. Investor tampak menahan diri untuk menunggu kepastian siapa saja yang akan mengisi kursi baru di Kabinet Merah Putih.

Terkini, kepastian reshuffle akhirnya disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, pada hari yang sama.

Baca Juga: Pramono Anung Buka Suara soal Tunjangan Rumah Rp70 Juta Anggota DPRD DKI

"Atas berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi yang dilakukan terus-menerus oleh Bapak Presiden, maka pada sore ini sekaligus beliau memutuskan untuk melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian," kata Prasetyo.

Halaman:

Tags

Terkini