Baca Juga: Penembokan Rumah di Pondok Aren Viral, Kuasa Hukum Tegaskan Ini Sengketa Wanprestasi
Hal tersebut sontak memicu ketegangan di Timur Tengah yang kembali meningkat.
Terkhusus, setelah Iran merilis video yang diklaim menunjukkan pasukan militernya yang menyita 2 kapal kargo 'MSC' di Selat Hormuz.
Rekaman tersebut disiarkan media pemerintah Iran hanya beberapa jam setelah perpanjangan gencatan senjata diumumkan.
Naiki Lambung Kapal Pakai Tangga
Dalam video yang beredar, pasukan bertopeng itu tampak mendekati kapal kontainer bertanda MSC sebelum menaiki lambung kapal menggunakan tangga.
Aksi serupa juga terlihat saat mereka mendekati kapal lain dan memasuki bagian dalamnya.
Baca Juga: Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
2 kapal kargo itu diketahui berbendera Panama dan Liberia, dan kini disita karena diduga beroperasi tanpa izin serta memanipulasi sistem navigasi.
AS Soroti sebagai Aksi Perampokan
Di lain pihak, terdapat laporan otoritas maritim Inggris yang menyebut kapal mengalami kerusakan setelah pasukan Iran melepaskan tembakan dan melempar granat dari kapal cepat.
Hal tersebut sontak menuai reaksi AS yang menilai insiden ini tidak melanggar gencatan senjata.
“Ini bukan kapal AS atau Israel, melainkan kapal internasional,” ujar juru bicara Karoline Leavitt dikutip dari NY Post dalam artikel yang sama.
Karoline Leavitt juga menyebut, tindakan yang dilakukan pasukan Garda Revolusi Iran sebagai aksi perampokan.
Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah pasukan AS mengambil alih kapal berbendera Iran di kawasan yang sama.***
Artikel Terkait
5 Pejabat Tanggamus Dilantik, Satu Nama Disorot Diduga Langgar Manajemen PNS
Bea Cukai Banten Musnahkan 26 Juta Batang Rokok Ilegal, Negara Selamatkan Puluhan Miliar
Kemnaker Salurkan Rp32 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Sumatera Utara dan Aceh
Menaker: Pelatihan Vokasi Jadi Langkah Nyata Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
Jemaah Haji Kloter Pertama Tangsel, Benyamin Pastikan Fasilitas dan Pendampingan Optimal