Peringatan yang Dinilai Tak Diindahkan
Di perjalanan, sejumlah penumpang disebut sempat ramai memperingatkan sopir agar mengurangi kecepatan lantaran kondisi jalan yang curam dan licin.
Taufik bahkan menyebut, keluarganya sempat berteriak agar sopir mematuhi peringatan yang diutarakan para penumpang.
"Mamah saya sama teteh saya juga sudah teriak, 'Pak Haji, pelan-pelan'," ungkapnya.
"Saya juga sempat menegur, 'Pak Haji, launan (pelan), jangan kencang terus', begitu," imbuh Taufik.
Sayangnya, peringatan tersebut diduga tidak diindahkan sang pengemudi mobil travel.
Alhasil, Taufik menyesali kendaraan yang melaju cukup kencang yang ditumpangnya kehilangan kendali hingga terguling ke dalam jurang.
"Saat kejadian sudah tidak bisa apa-apa, hanya bisa pasrah," tandasnya.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan lanjutan dari pihak kepolisian ihwal penyebab pasti insiden kecelakaan maut di Majalengka tersebut.***
Artikel Terkait
Sempat Ramai Wacana Sekolah Online di April 2026 demi Hemat BBM, Kini Justru Dipastikan Batal Terlaksana
Beredar Video Temuan Jenazah Pria-Wanita di Aceh dalam Kendaraan yang Terparkir, Diduga Keracunan AC Mobil
Update Insiden Kecelakaan Mobil Travel di Majalengka: 20 Korban Beralamat Karawang, 6 Orang Dilaporkan Tewas
Beredar Video Insiden Mobil BYD di Bundaran HI, Sempat Terpental Lalu Tercebur ke Kolam Air Mancur
Menu MBG Dituntut Berkualitas Bintang 5 dengan Harga Rp10 Ribu, Apa Sebenarnya yang Diinginkan Kepala BGN?