Viral Eks Akuntan SPPG Lembursitu Sukabumi Beberkan Dugaan Mark Up PO Beras, Pesan 11 Karung tapi Hanya Datang 9

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Rabu, 11 Maret 2026 | 20:35 WIB
Foto Ilustrasi. Menyoroti viralnya skandal dugaan mark up dalam pengadaan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sukabumi, Jawa Barat. (Dok. BGN)
Foto Ilustrasi. Menyoroti viralnya skandal dugaan mark up dalam pengadaan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sukabumi, Jawa Barat. (Dok. BGN)

Bidiktangsel.com - Beredar video di media sosial (medsos) yang menyoroti adanya dugaan mark up atau penggelembungan harga dalam pengadaan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lembursitu, Sukabumi, Jawa Barat.

Hal ini memicu sorotan publik, terlebih setelah adanya penuturan dari seseorang yang disebut sebagai mantan akuntan di SPPG Lembursitu yang angkat suara terkait kasus tersebut.

Terlihat dalam unggahan video Instagram, @infopolitik.official, pada Rabu, 11 Maret 2026, seorang wanita yang disebut sebagai eks akuntan SPPG Lembursitu, menyoroti dugaan praktik manipulasi laporan dalam pengadaan bahan pangan.

Baca Juga: Abu Janda Dinilai Keliru Pahami Sejarah usai Sebut RI Tak Punya Utang Budi ke Palestina Setelah Masa Kemerdekaan 1945

"Mantan Akuntan SPPG Lembursitu bongkar praktik korupsi SPPG," demikian tertulis dalam postingan tersebut.

Kesaksian ini pun memantik perhatian publik terhadap pentingnya transparansi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Lantas, bagaimana kronologi dugaan korupsi di SPPG Sukabumi ini bermula hingga menuai sorotan publik di medsos? Berikut ulasannya.

Beda Selisih Jumlah Barang yang Dipesan

Dalam kesaksiannya, wanita tersebut mengungkap adanya ketidaksesuaian antara jumlah barang yang dipesan.

Terkhusus, perbedaan laporan jumlah barang yang diterimanya dari lapangan, dengan yang tercatat dalam laporan administrasi kepada otoritas berwenang, seperti Badan Gizi Nasional (BGN).

Baca Juga: Diduga Minta Barang Berharga, Oknum Pencuri Terekam CCTV Gedor Pintu Kamar Kos di Area Kampus Unika Medan

"Awalnya kita PO (Pre-Order) ke koperasi yayasan," tutur eks akuntan SPPG di Sukabumi itu.

Pesan 11 Karung tapi Hanya Datang 9

Salah satu contoh yang disampaikan eks akuntan di SPPG Lembursitu tersebut, terkait pengadaan beras.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X