Ayah NS Ceritakan Momen saat Beri Uang Rp50 Ribu Sebelum Kembali ke Pondok, Ungkap Cita-cita sang Anak yang Ingin jadi Kiai

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:08 WIB
Ayah kandung NS, anak 12 tahun yang meninggal diduga karena dianiaya ibu tiri, bercita-cita ingin menjadi seorang kiai. (Instagram/abubhakirkeita)
Ayah kandung NS, anak 12 tahun yang meninggal diduga karena dianiaya ibu tiri, bercita-cita ingin menjadi seorang kiai. (Instagram/abubhakirkeita)

Baca Juga: Pengurus KONI Tangsel 2025–2029 Dilantik, Target Juara Umum Porprov Banten 2026

Harapan Kasus Diusut dengan Tuntas

Mengenai kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan istrinya kepada NS, Anwar memastikan bahwa hal itu akan diselesaikan dengan jalur hukum.

“Harapan saya kalau memang ini terbukti, selesai dengan hukum. Biar jadi efek jera untuk seluruh umat karena kita harus ingat negara kita ini negara hukum,” kata Anwar.

“Apapun perlakuan di muka bumi ini tentu harus dipertanggungjawabkan secara hukum, jadi jangan semena-mena,” tegasnya.

Baca Juga: Pengurus Baru KONI Tangsel Resmi Dilantik, Fokus Prestasi 2025–2029

Pernah Laporkan Ibu Tiri NS ke Polisi

Anwar juga membeberkan bahwa sempat memasukkan laporan ke Polisi karena dugaan penganiayaan yang dilakukan istrinya kepada NS.

“Sebelumnya dulu juga pernah terjadi penganiayaan, saya laporkan, cuma istri saya datang memohon, sujud ke saya dan akhirnya saya minta saran ke Pak Asep dan tidak ada salahnya memaafkan siapa tahu berubah,” terangnya.

Saat itu, istrinya juga membuat surat pernyataan terkait insiden tersebut.

“Dibikinkan surat pernyataan dan video pernyataan, dan sebetulnya laporan tersebut belum dicabut. Itu setahun yang lalu, kelas 6 SD kan sekarang kelas 1 SMP,” tambahnya.

Baca Juga: Pengurus Baru KONI Tangsel Resmi Dilantik, Fokus Prestasi 2025–2029

Adapun untuk penyelidikan lanjutan, autopsi kepada NS telah dilakukan dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari Jakarta.

Hasil sementara diketahui ada beberapa luka bakar yang tersebar di tubuh NS serta pembengkakan pada jantung dan paru-paru korban.

(***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X