Baca Juga: Pelatihan Jurnalistik 2026 di Tangsel: Guru dan ASN Didorong Melek Literasi Media
Biarlah mahasiswa Unpam dikenal karena ketangguhan mental, karya tulis, jurnal ilmiah, dan konten digital positif yang mereka hasilkan, bukan karena besarnya biaya yang mereka keluarkan untuk administrasi tambahan.
Mari kita bantu Yayasan dan Rektorat untuk tetap istiqomah di jalan sunyi ini. Unpam tidak perlu meniru kampus lain yang menjadikan pendidikan sebagai ladang bisnis. Justru, kampus lainlah yang harus belajar dari ketulusan Unpam.
Mempertahankan biaya murah, menghapus pungutan yang tidak perlu, dan mempermudah jalan para penuntut ilmu adalah cara paling indah untuk memuliakan Almarhum H. Darsono. Setiap rupiah yang kita hematkan untuk mahasiswa adalah doa yang akan terus mengalir, menerangi kubur beliau, dan menjadi amal jariyah bagi kita semua yang melanjutkannya.
Baca Juga: Pelatihan Jurnalistik 2026 di Tangsel, Ratusan Peserta Padati Blandongan
Semoga Unpam tetap menjadi rumah yang ramah bagi mimpi-mimpi anak negeri. Karena sejatinya, pendidikan tertinggi adalah pendidikan yang memanusiakan manusia.
(***)
Artikel Terkait
BPBD Ceritakan Proses Evakuasi Pendaki Bukit Mongkrang yang Ditemukan Meninggal Dunia di Area Sungai Mitis
Nilai Gen Z Kalah Pintar dari Milenial, Ahli Saraf Soroti Pudarnya Minat Anak-anak Begadang Semalaman untuk Lulus Ujian
Dugaan Proyek Tak Sesuai Volume, Inlet Tandon Ciater Disorot DPRD Tangsel
Residu Pencemaran Sungai, Pilar Saga: Fokus Pulihkan Ekologi dan Kesehatan Warga
Bobon Santoso Patok Harga Selangit dalam Penjualan Akun YouTube, Deddy Corbuzier Justru Soroti Angkanya Terlalu Rendah