Baca Juga: Buka Pelatihan Kewirausahaan Kader NU, Wagub Dimyati: UMKM Harus Maju
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eli Susiyanti menyampaikan apresiasinya atas inisiatif pengembangan Wisata Air Kali Cibanten yang dipelopori oleh para relawan.
“Ini merupakan inovasi destinasi wisata baru. Selain kecintaan terhadap olahraga arung jeram, terdapat misi besar agar Kali Cibanten kembali berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Eli menambahkan, pengembangan wisata sungai diharapkan dapat memperluas ragam destinasi pariwisata di Banten agar tidak hanya bertumpu pada wisata pantai.
Baca Juga: Wagub Banten Apresiasi Pengabdian Ketua PT Banten Suharjono
“Kebersihan menjadi faktor utama dalam pariwisata. Ini menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kenyamanan dan daya tarik destinasi wisata,” katanya.
Ketua Komunitas Peduli Sungai Banten Lulu Jamaludin menjelaskan, wisata ini dikembangkan sebagai wisata arung jeram dengan tingkat kesulitan grade II atau arus ringan hingga sedang.
Perjalanan relatif aman dan dapat dinikmati berbagai kalangan termasuk pelajar.
Ia menambahkan, pengembangan jalur wisata akan dilakukan secara bertahap, mulai dari Desa Sindangheula, Kabupaten Serang, hingga kawasan Cigintung, Kota Serang.
“Selain arung jeram, kami juga mengembangkan wisata edukasi susur sungai menggunakan perahu karet. Fokusnya pada edukasi lingkungan, ekosistem sungai, konservasi alam, dan pengenalan budaya lokal,” jelasnya.
(***)
Artikel Terkait
PWI–Kemenhan Gelar Retret HPN 2026, Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
Emilio Reyhan Perkenalkan Diri di Musrenbang Jombang, Tegaskan Komitmen Bangun Ciputat
Pers Menjalankan Fungsi Kontrol Sosial terhadap ASN dan Pejabat Publik sebagai Amanat Undang-Undang
Sempat Dituduh Ikut Terjerat Narkoba, Beby Prisillia Ceritakan Momen saat Seharian Temani Onad di Kantor Polisi
Diskusi ISI: Perubahan Arah Kebijakan AS Tekan Stabilitas Indo-Pasifik dan Uji Peran Indonesia