Baca Juga: Wagub Banten Apresiasi Pengabdian Ketua PT Banten Suharjono
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam sambutannya mengatakan bahwa dokter umum merupakan figur yang paling banyak bersentuhan dengan masyarakat. Ia berharap dokter umum dapat membantu mengawal upaya bersama membangun masyarakat yang sehat, baik secara fisik, mental, sosial, maupun spiritual.
“Kita masih menghadapi beberapa masalah serius. Prevalensi stunting kita masih cukup tinggi, yaitu 19,8 persen, walaupun sudah turun sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir,” ujarnya.
Selain itu, menurutnya, jumlah penderita tuberkulosis di Indonesia masih tertinggi kedua di dunia. Kemudian, penderita lepra menempati peringkat ketiga terbanyak di dunia.
“Kasus obesitas banyak ditemukan pada remaja. Anak-anak dan remaja semakin lama screen time-nya dan semakin sedikit green time-nya. Kesehatan mental juga menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan di kalangan remaja, terutama remaja perkotaan,” katanya.
Oleh karena itu, Presiden Prabowo memberikan perhatian besar pada bidang kesehatan, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Dokter umum adalah orang pertama yang ditemui masyarakat ketika berurusan dengan masalah kesehatan. Dokter umum adalah tangan pertama yang memberikan pertolongan kepada masyarakat, garda terdepan, dan benteng pertahanan pertama dalam membangun sistem kesehatan nasional,” katanya.
(***)
Artikel Terkait
PWI–Kemenhan Gelar Retret HPN 2026, Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
Emilio Reyhan Perkenalkan Diri di Musrenbang Jombang, Tegaskan Komitmen Bangun Ciputat
Pers Menjalankan Fungsi Kontrol Sosial terhadap ASN dan Pejabat Publik sebagai Amanat Undang-Undang
Sempat Dituduh Ikut Terjerat Narkoba, Beby Prisillia Ceritakan Momen saat Seharian Temani Onad di Kantor Polisi
Diskusi ISI: Perubahan Arah Kebijakan AS Tekan Stabilitas Indo-Pasifik dan Uji Peran Indonesia