Baca Juga: Musrenbang Kecamatan Ciputat 2026 Fokus Stunting, Sampah, dan Banjir
Melalui narasi Free and Open Indo-Pacific, kebijakan Amerika Serikat diarahkan untuk menjaga keseimbangan kekuatan, mempertahankan norma internasional.
Selain itu, hal tersebut juga dinilai serta mencegah dominasi China tanpa memicu konflik terbuka, meskipun gaya kebijakan luar negeri Presiden Trump yang personal dan berorientasi bisnis dinilai rawan disalahartikan oleh aktor lain.
Bagi Indonesia, ia merekomendasikan penguatan diplomasi jalur kedua, perluasan kolaborasi akademik, serta kerja sama di bidang keamanan non-tradisional seperti siber, perlindungan infrastruktur kritis, dan konservasi lingkungan.
Baca Juga: Wagub Dimyati Minta Komisi II DPR RI Aktif Perkuat Bank Banten sebagai Penggerak Ekonomi
Diskusi ini menyimpulkan bahwa meskipun kebijakan retrenchment Amerika Serikat telah mengubah lanskap strategis Indo-Pasifik, kawasan tersebut tetap menjadi poros utama geopolitik global.
Bagi Indonesia, tantangannya adalah memperkuat kapabilitas maritim dan pertahanan, menjaga sentralitas ASEAN, serta menavigasi persaingan kekuatan besar melalui diplomasi yang pragmatis, non-blok, dan berlandaskan kepentingan nasional.
(***)
Artikel Terkait
Jebol Akibat Hujan Deras, DPUPR Kabupaten Serang Bangun Kembali TPT Kantor Kecamatan Ciomas
Dipanggil DPR Buntut Kasus Suami Lawan Penjambret Jadi Tersangka, Kapolresta Sleman Grogi saat Ditanya Isi Pasal KUHP
Datangi Rumah Penjual Es Jadul, Oknum Polisi-TNI Minta Maaf usai Tuduh sang Kakek Jual Makanan Pakai Bahan Spons
Milad ke-23 FSPP, Wagub Dimyati Ajak Perkuat Kepedulian Sosial dan Solidaritas
Resmikan Stasiun Jatake, Andra Soni Tekankan Peran Kereta Api bagi Pertumbuhan Wilayah