Baca Juga: Viral Aduan Infak Masjid di SMPN 10 Tangsel, Kepsek Tegaskan Tak Pernah Wajib
Terkait hal itu, Ahok menilai adanya ketakutan pihak tertentu jika petahana terpilih lagi.
"Ini sudah kayak ketakutan saya itu bisa terpilih lagi tahu enggak? Suruh saya berhenti dengan cara diputusin dong," terang Ahok.
"Saya datang MK diketawain. Eh, MK putusin enggak perlu berhenti lagi tuh bisa segala macam. Jadi mereka saya bilang, hukum kok cuma buat target orang tertentu gitu," ungkapnya.
Mendengar hal itu, Denny Sumargo menegaskan aturan soal pemilihan kepala daerah itu dibuat berdasarkan keyakinan.
Baca Juga: Alumni Ungkap Dugaan Infak Wajib di SMPN 10 Tangsel, Sekolah Buka Suara
"Jatuhkan keputusan (soal kepala daerah) itu berlandaskan menurut keyakinan bukan ketetapan hukum," ungkap Denny.
Menilai Show 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Dalam pembahasan lainnya, Ahok menyinggung keberanian komika Pandji Pragiwaksono yang belakangan ramai dibahas publik.
Ahok langsung membuka obrolan dengan gurauan yang menyenggol situasi kebebasan berekspresi.
“Mudah-mudahan Panji jangan ditangkap, saya juga aman. Kalau Pandji kena, saya bahaya,” ucapnya.
Baca Juga: Pilar Saga Tegaskan Penanganan Banjir, Sampah, dan Kesehatan Jadi Prioritas Tangsel
Hal tersebut menjadi sorotan sebagian kalangan publik, karena dibicarakan dalam konteks isu komedi, kritik, dan hukum di Indonesia.
Ahok kemudian mengaku telah menonton penampilan Pandji di platform Netflix, meskipun batal hadir langsung karena wajahnya mudah dikenali publik.
“Harusnya saya datang tapi nanti muka saya ketahuan orang. Tapi saya sudah nonton di Netflix,” ucapnya.
Artikel Terkait
DPRD Tangsel Minta Laporan Rapat Usai Pengiriman Sampah ke TPAS Cilowong Dihentikan
Mahfud MD Soroti Kasus Sejumlah Influencer yang Dibayangi Teror, Ingatkan Negara Harus Jamin Rasa Aman untuk Warganya
Beredar Video Warga Pati Pertanyaan Izin Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih yang Hendak Dibangun di Lapangan Desa
Presiden Venezuela Nicolas Maduro Dituduh Pimpin Jaringan Narkotika, Tambah Deretan Tokoh yang Pernah Ditangkap AS
Pengamat: Nongkrong di Kantin Saat Jam Kerja Cermin Lemahnya Etos Disiplin ASN