Viral Bupati Bener Meriah Klaim Rombongan Warga yang Jalan Kaki Puluhan Km Itu Mayoritas Pedagang, Bukan Korban Bencana

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 19 Desember 2025 | 12:08 WIB
Menyoroti pernyataan Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar terkait viralnya rombongan warga yang jalan kaki puluhan kilometer. (Instagram.com/@undercover)
Menyoroti pernyataan Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar terkait viralnya rombongan warga yang jalan kaki puluhan kilometer. (Instagram.com/@undercover)

Baca Juga: Cerita Ibu di Aceh Tamiang Bertahan 3 Hari Tanpa Air Sebelum Bantuan Tiba: Sedihnya Luar Biasa

Bupati Bener Meriah: Mereka Adalah Pedagang

Tagore menyebut, mereka adalah pedagang yang sengaja menjajak dagangan mereka dengan harga yang lebih murah ke pada para korban bencana di Bener Meriah.

"Rakyat yang punya uang, timbul kekhawatiran atau trauma dia beli ke sana," tuturnya.

"Jadi artinya, kalau kita lihat di lapangan, foto-foto (di media sosial) itu pedagang," ucap Tagore.

Bupati Bener Meriah itu memastikan, di jalur KKA itu bermunculan pasar-pasar baru yang dijadikan tempat bagi para pedagang untuk berjualan.

Baca Juga: Cahaya Harapan di Bener Meriah: Momen Bahagia Pengungsi Saat Listrik Akhirnya Hidup Kembali Setelah 21 Hari

"Tumbuh pasar-pasar di setiap sudut, lebih dekat ke Lombok atau Aceh Utara. Harga lebih murah menuju ke Benar Meriah," tandas Tagore.

Picu Kritik Keras di Medsos

Setelah klarifikasi dari Bupati Bener Meriah itu beredar di media sosial, muncul kritikan keras dari sebagian pihak yang menilai hal itu tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Sebagian di antaranya menyayangkan pernyataan sang pejabat daerah yang dinilai menunjukan sikap yang tidak berempati kepada warganya.

Baca Juga: Arus Deras Sungai Bireuen Akibatkan Kapal Getek Terbalik, Warga Berupaya Selamatkan Korban Hanyut

"Pak Tagor, warga Anda capek jalan menjemput logistik berjalan kaki, malah Anda katakan mereka cuman pedagang," tulis warganet dengan akun @BraderJr.

"Yang benar pak, pedagang sebanyak itu mau dagang ke siapa? yang jelas itu warga, pedagang paling hanya puluhan orang," ungkap warganet lainnya melalui akun @AmranBakkara. (***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X