Momen Kunker Menko Zulhas di Aceh Utara usai Bencana: Susuri Pesisir Pantai, Beri Bantuan Sarung hingga Obat-obatan

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Minggu, 14 Desember 2025 | 17:28 WIB
Menyoroti Menko Pangan, Zulkifli Hasan yang kunjungan kerja ke pesisir Aceh Utara, daerah yang terdampak bencana banjir bandang. (Instagram.com/@trendingbuzz.id)
Menyoroti Menko Pangan, Zulkifli Hasan yang kunjungan kerja ke pesisir Aceh Utara, daerah yang terdampak bencana banjir bandang. (Instagram.com/@trendingbuzz.id)

Baca Juga: Kebahagiaan Sederhana di Tengah Tenda Pengungsian Aceh: Senyum Sehat Berkat Sebotol Madu

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan penanganan darurat dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.

Dalam kesempatan itu, Zulhas juga turut berdialog dengan warga, memantau kondisi lapangan, serta memastikan alur distribusi bantuan berjalan tanpa hambatan.

Ia menegaskan, pemerintah bergerak cepat untuk melindungi dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Bantuan harus sampai tepat sasaran dan tepat waktu,” kata Zulhas.

Baca Juga: Sampah Tangsel di Ambang Ledakan, Budayawan Uten Sutendy: Ini Kebodohan Kota yang Sulit Dimaafkan

Berkaca dari hal itu, Zulhas pernah menyinggung bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat saat membagikan bibit kopi kepada petani hutan sosial di Lampung Selatan.

Zulhas: Hutan Lindung Tak Boleh Diapa-apakan

Secara terpisah, Zulhas pernah mengatakan pemanfaatan hutan sosial tidak bisa dilakukan secara sembarangan dan tetap harus mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan.

"Hutan lindung ini tidak boleh diapa-apakan. Kalau ada manfaatnya, ada durian, kita ambil, boleh," kata Zulhas saat berdialog dengan KUPS (Kelompok Usaha Perhutanan Sosial) Way Kalam, Lampung Selatan, pada Selasa, 2 Desember 2025.

Baca Juga: Pajak Award Tangsel 2025: BPHTB Jadi Penyumbang Terbesar, Realisasi Pajak Tembus 100,58 Persen

Eks Menteri Kehutanan itu menegaskan, pemanfaatan hutan sosial hanya diperbolehkan untuk tanaman keras seperti kopi, cokelat, dan sejenisnya.

Zulhas lantas mengingatkan, agar petani tidak menanam sayuran karena tidak mampu menahan tanah dan meningkatkan risiko banjir.

"Tidak boleh untuk lahan pertanian sayuran. Kalau ini kita tanam sayuran, di bawah banjir," tandasnya. (***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X