Bidiktangsel.com - Di tengah hiruk pikuk dan suasana penuh keterbatasan di pengungsian korban banjir Aceh, kebahagiaan sejati kadang ditemukan dalam hal yang paling sederhana.
Momen ini terlihat jelas pada dua bocah pengungsi yang menemukan kegembiraan hanya dari sebotol madu dan buah kurma.
Kisah manis nan polos ini diabadikan dan diunggah oleh akun Instagram @auliafaulia pada Jumat, 12 Desember 2025, menjadi secercah cahaya di tengah duka pascabanjir.
Baca Juga: Sampah Tangsel di Ambang Ledakan, Budayawan Uten Sutendy: Ini Kebodohan Kota yang Sulit Dimaafkan
Dua bocah cilik yang menjadi bagian dari ribuan pengungsi di Aceh itu tampak mendekati relawan dengan wajah penuh harap.
Saat disodori satu botol madu dan beberapa buah kurma, mata mereka langsung berbinar.
Saat ditanyai apakah mereka menginginkan pemberian tersebut, respons mereka sangat lugas dan ceria.
"Iya mau," jawab salah satu bocah itu.
Bukan hanya soal makanan, semangat positif mereka juga terlihat saat ditanyakan mengenai kondisi kesehatannya di tengah kondisi pengungsian yang rentan penyakit.
Baca Juga: Pajak Award Tangsel 2025: BPHTB Jadi Penyumbang Terbesar, Realisasi Pajak Tembus 100,58 Persen
"Sehat," ucapnya.
Momen tersebut seolah menunjukkan bahwa kebahagiaan anak-anak tidak bergantung pada kemewahan, melainkan pada perhatian dan sedikit kejutan manis yang mereka terima.
Madu dan kurma yang dibagikan tidak hanya berfungsi sebagai asupan nutrisi, tetapi juga sebagai sumber energi dan semangat di tengah kesulitan.
Tak lama setelah menerima bingkisan sederhana itu, kedua bocah tersebut segera berlari kembali ke tempat mereka berkumpul, membawa serta senyum dan kebahagiaan baru di tengah dinginnya tenda pengungsian.
Artikel Terkait
Novel Baswedan soroti tentang banjir Sumatera dan kaitannya dengan tindak pidana korupsi
Muncul ‘Pasar Minyak Dadakan’ untuk Warga Bener Meriah dan Takengon Aceh yang Masih Terisolir
Gubernur Mualem Ungkap Tim Yang Didatangkan Dari China Belum Bekerja Maksimal
Momen Warga Tunjukkan Kondisi Rumah Usai Banjir Bandang di Sumatera, Lumpur Nyaris Tutup Pintu Masuk
Pilu Suami saat Kumandangkan Azan demi Doakan Istrinya yang Hilang Ditelan Longsor Sibolga: Sayang, Ayo Pulang