Keputusan untuk mendatangkan tim yang bernama Blue Sky Rescue (BSR) itu untuk mendeteksi mayat yang sudah berhari-hari tertimbun longsoran.
Mualem membeberkan bahwa mereka ditugaskan ke wilayah yang terdampak parah bencana banjir dan longsor tersebut.
“Itu kepakaran mereka, itu tugas mereka yang datang ke sini,” ucap Mualem kepada wartawan usai rapat dengan Presiden Prabowo padad 7 Desember 2025 lalu.
Korban Banjir dan Longsor di Aceh
Sementara itu, dari laporan terbaru dari Pos Komando Tanggap Darurat Hidrometeorologi Pemprov Aceh sampai Kamis sore, 11 Desember 2025, tercatat ada 407 orang yang meninggal dunia dan 36 orang lainnya masih hilang.
Adapun warga terdampak bencana banjir ini lebih dari 1,9 juta jiwa dan 786.732 jiwa harus mengungsi di 2.181 posko pengungsian yang tersebar di sejumlah wilayah.
Mengenai kerugian materi, laporan tersebut juga mencatat lebih dari 157 ribu unit rumah terdampak dan sekitar lebih dari 89 ribu hektare sawah rusak. (***)
Artikel Terkait
Fraksi PDI-P Sidak TPA Cipeucang, Desak Pembentukan Pansus Sampah Tangsel
Plesiran Rp1,5 Miliar di Tengah Efisiensi, Pemkot Tangsel Disorot Publik, Pengamat: “Tidak Ada Urgensinya, Cenderung Menghambur-hamburkan Anggaran”
Tinjau Pembangunan GSG Pamulang Tangsel, Pilar: Bisa Dimanfaatkan untuk Kegiatan dan Olahraga Masyarakat
Operasi Tanggap Darurat Banjir Aceh: Akses Jalan, Logistik, dan Armada Udara Dimaksimalkan Pemerintah
Menhan Buka Suara soal Bantuan Negara Lain ke Aceh, Singgung Bantuan Personal untuk Mualem