Masak Ribuan Porsi Makan untuk Pengungsi Banjir Aceh, Influencer King Abdi Ceritakan Pilu Para Korban yang Kelaparan

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 12 Desember 2025 | 17:51 WIB
Menyoroti cerita pilu influencer kuliner, King Abdi saat menjumpai para pengungsi bencana banjir bandang di Aceh Tamiang. (Instagram.com/@kingabdi_jajanmercon)
Menyoroti cerita pilu influencer kuliner, King Abdi saat menjumpai para pengungsi bencana banjir bandang di Aceh Tamiang. (Instagram.com/@kingabdi_jajanmercon)

Baca Juga: Operasi Tanggap Darurat Banjir Aceh: Akses Jalan, Logistik, dan Armada Udara Dimaksimalkan Pemerintah

"Mereka tidak serakah, banyak yang mengambil sedikit makanan dengan masakan kami yang super melimpah," sambungnya.

Korban: Sudah 2 Minggu Tidak Makan Daging

Dalam kesempatan yang sama, King Abdi mengungkapkan momen para pengungsi menangis terharu saat menikmati bantuan pangan dari pihaknya.

"Ketika kami tanya, 'kenapa makannya sedikit?' mereka menjawab dengan senyum, biar semua kebagian," terangnya.

Pada sebuah cuplikan video, terlihat seorang ibu yang tak kuasa menahan tangis saat menikmati sepotong daging sapi bersama para pengungsi lainnya.

Baca Juga: Tinjau Pembangunan GSG Pamulang Tangsel, Pilar: Bisa Dimanfaatkan untuk Kegiatan dan Olahraga Masyarakat

"Dua minggu baru makan daging," ungkap seorang ibu yang juga menjadi korban bencana banjir bandang di Aceh Tamiang itu.

Kelaparan Hebat Dialami Para Korban

Dalam postingan lainnya pada Kamis, 11 Desember 2025, King Abdi sempat mengungkapkan curhatan pilu para korban di Aceh Tamiang yang merasakan kelaparan hebat pascabencana banjir bandang.

"Ini jelas, mereka tidak butuh apa-apa, mereka hanya butuh kepastian besok apakah ad yang masih bisa dimakan?" tulis King Abdi.

Di sisi lain, sang influencer mengungkapkan hanya bangunan masjid dan terpal seadanya yang melindungi para pengungsi bencana besar di Tanah Rencong itu.

Baca Juga: Plesiran Rp1,5 Miliar di Tengah Efisiensi, Pemkot Tangsel Disorot Publik, Pengamat: “Tidak Ada Urgensinya, Cenderung Menghambur-hamburkan Anggaran”

"Hanya masjid dan terpal, mereka berteduh. Hanya baju dan tempelan lumpur sisa kepedihan dan uka yang masih sangat basah," ungkap King Abdi.

"(Derita korban) tidak akan hilang dalam waktu sekejap," tutupnya. (***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X