Baca Juga: Kayu Gelondongan Terbawa Arus saat Banjir, Tapanuli Selatan Jadi Wilayah Paling Parah Terdampak
Akui Komunikasi ke Aceh Tengah Masih Terbatas
Adapun mengenai komunikasi ke Aceh Tengah masih terbatas, meski disebut lebih baik dari sebelumnya.
“Aceh Tengah terbatas, tapi sudah bisa berkomunikasi dengan pejabat, dengan personil BNPB yang sudah masuk ke aceh Tengah,” ucap Suharyanto.
“Tapi, untuk komunikasi secara masyarakat banyak ini belum lancar, kami akan tingkatkan terus,” lanjutnya.
Penanganan BNPB untuk Wilayah Terdampak Paling Berat
Mengenai penanganan yang dilakukan BNPB, Suharyanto lebih dulu menghitung wilayah yang terdampak paling berat pascabanjir dan tanah longsor.
“Kita lihat yang terdampak paling banyak kita hitung, yang berat, janganlah yang kecil-kecil,” ucapnya.
“Kalau Sumatera Barat itu kan 8 wilayah, semuanya terdampak, tapi yang paling berat itu 8. Kemudian Sumatera Utara, taruh yang paling berat 8 aja jadi 16 wilayah ditambah Aceh,” lanjutnya.
Surat Bupati Aceh Tengah yang Viral di Media Sosial
Surat bernomor 360/565/BPBD/2025 yang ditandatangani Haili Yoga pada 27 November 2025 mendadak ramai di media sosial.
Surat tersebut berisi pengakuannya bahwa Pemda tak bisa menangani bencana yang terjadi di Aceh Tengah.
Baca Juga: Gajah Menyusut, Banjir Mematikan: Netizen Tuntut Raja Juli Bertanggung Jawab
“Dampak dari bencana tersebut telah menelan korban jiwa sebanyak 15 orang, 3.123 KK mengungsi dan angkanya terus bertambah akibat banjir luapan, banjir bandang hingga tanah longsor,” tulis keterangan dalam surat tersebut.
Artikel Terkait
Pemkot Tangsel Tanamkan Nilai Antikorupsi Sejak Dini Lewat Festival Hakordia 2025
Tangsel Raih Terbaik Kedua Paritrana Award 2025, Bukti Serius Lindungi Pekerja Formal-Informal
Kadin Indonesia Instruksikan Penundaan, Mukota Kadin Tangsel Resmi Diundur Tiga Hari
Booming!, Proyek Properti Baru Di BSD Timur Serpong Dan Kebijakan Global Citizenship Of Indonesia
Pemkot Tangsel Dukung Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini Lewat Himpaudi Fest 2025