Bidiktangsel.com - Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di di Sumatera Utara memutus sebagian akses di beberapa wilayah.
Hal tersebut membuat tim gabungan mengalami kesulitan untuk mendistribusikan bantuan hingga muncul video viral aksi penjarahan masyarakat di Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga.
Video yang viral di media sosial itu menunjukan sejumlah warga yang merangsek masuk ke sebuah minimarket dan mengambil makanan hingga banyak rak-rak yang kosong.
Baca Juga: Gajah Menyusut, Banjir Mematikan: Netizen Tuntut Raja Juli Bertanggung Jawab
Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan agar warga bisa bersabar karena bantuan sedang dalam proses distribusi, mengingat akses yang kini sulit ditembus.
Gubernur Sumut: Tak Sepenuhnya Menyalahkan Masyarakat
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengatakan bahwa pemerintah tak bisa sepenuhnya menyalahkan masyarakat terkait aksi penjarahan.
Menurutnya, hal tersebut dipicu karena banyaknya warga yang bertahan tapi dengan logistik yang kurang selama beberapa hari.
Baca Juga: Pemkot Tangsel Dukung Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini Lewat Himpaudi Fest 2025
“Yang pasti masyarakat kita tahu kondisinya. Sama-sama mungkin sudah beberapa hari tidak makan, kita tidak menyalahkan 100 persen ke masyarakat, tapi kita fokus untuk membagi ke masyarakat,” ujar Bobby di Tapanuli Tengah pada Minggu, 30 November 2021.
Lebih lanjut, distribusi bantuan ke wilayah yang masih terisolir secara jalur darat, saat ini dilakukan melalui udara.
“Untuk Tapteng masih banyak terisolir, baik masuk ke Tapteng maupun di dalam Tapteng nya sendiri yang terisolir,” kata Bobby.
“Makanya difokuskan melalui udara, daerah yang tidak terisolir secara darat disuplai secara darat,” imbuhnya.
Artikel Terkait
Marhadi Terima Undangan Resmi Mukota IV, Tegaskan Siap Menang dan Siap Kalah di Pemilihan Ketua Kadin Tangsel
Marhadi Siap Maju Ketua Kadin Tangsel: “Ikhtiar Sudah, Mohon Doa dan Dukungan”
Pemkot Tangsel dan GOW Luncurkan Sekolah Ibu, Program Pendidikan Alternatif untuk Warga Putus Sekolah
Optimalkan Layanan Kesehatan Masyarakat, Wali Kota Tangsel Resmikan 'Ngider Sehat Premium'
Pemkot Tangsel Tanamkan Nilai Antikorupsi Sejak Dini Lewat Festival Hakordia 2025