Morotai, bidiktangsel.com - Upaya penguatan kapasitas akademik dan pembangunan daerah kembali digaungkan Tim A Ekspedisi Patriot Pulau Morotai melalui kuliah umum bertema “Peluang Blue Carbon untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat.”
Kegiatan yang digelar di Ruang LT 2 Rektorat Universitas Pasifik Morotai, Rabu (13/11/2025), ini menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. A. Faroby Falatehan, Ketua Tim A Ekspedisi Patriot Morotai sekaligus Kepala Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah IPB University.
Baca Juga: Dekranasda Tangsel Art Festival 2025 Resmi Ditutup, Produk Lokal Kian Diminati
Dipandu oleh Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Pasifik Morotai, Nurhikmah Sibua, S.Pd., M.M., kuliah umum tersebut menjadi forum strategis untuk membedah potensi ekonomi biru, khususnya blue carbon, yang tersimpan di wilayah pesisir Morotai.
Potensi Besar Blue Carbon untuk Ekonomi Morotai
Dalam pemaparannya, Prof. Faroby menegaskan bahwa ekosistem mangrove, lamun, dan kawasan pesisir Morotai memiliki kapasitas simpan karbon yang tinggi dan bernilai ekonomi.
Menurutnya, pengelolaan blue carbon yang ilmiah dan berbasis komunitas mampu membuka dua peluang sekaligus: mitigasi perubahan iklim dan akses terhadap pasar perdagangan karbon.
Baca Juga: Kementerian Hukum Banten Berikan Penyuluhan Siswa SMA Muhammadiyah 25 Pamulang
“Morotai memiliki kekayaan pesisir yang sangat besar. Jika dikelola dengan pendekatan ilmiah dan melibatkan masyarakat, blue carbon berpotensi menjadi sumber ekonomi baru yang berkelanjutan,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa negara-negara kepulauan mulai menjadikan blue carbon sebagai instrumen pembangunan berkelanjutan.
Dengan dukungan regulasi nasional, Morotai dinilai dapat masuk dalam skema insentif karbon yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat pesisir.
Bagian dari Misi Ekspedisi Patriot: Penguatan Kapasitas Daerah
Kuliah umum ini merupakan rangkaian program Ekspedisi Patriot Pulau Morotai yang bertujuan mendukung perencanaan pembangunan jangka panjang serta peningkatan kapasitas masyarakat dan pemerintah daerah.
Artikel Terkait
Penghargaan Nasional dari BSSN Untuk Pemkot Tangsel Diterima Tb. Asep Nurdin
Purbaya: Harapan di Tengah Keretakan Anggaran
Apresiasi 4.200 Peserta di Ajang Tangsel Run for Humanity
Pungutan Pajak Sering Buat Masyarakat Bergejolak, MUI Ingatkan Pemerintah soal Kemampuan Wajib Pajak Lewat Fatwa Terbaru
Pidato di KTT G20, Gibran Singgung MBG hingga Ketahanan Berkelanjutan di Dalam Negeri