Pencarian Korban Insiden Longsor di Cilacap: 9 Anjing Pelacak Disebar, 18 Orang Masih Hilang

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 15 November 2025 | 14:51 WIB

Baca Juga: Pemkot Tangsel Raih 2 Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik

Pertanda Longsor: Retakan Tapal Kuda Wajib Diwaspadai

Di tengah proses pencarian yang masih berlangsung, peringatan bagi masyarakat lereng menjadi penting.

Dalam kesempatan berbeda, Guru Besar Teknik Geologi dan Lingkungan UGM, Dwikorita Karnawati, mengingatkan retakan tanah berbentuk tapal kuda merupakan pertanda kuat bahwa lereng memasuki fase ketidakstabilan.

“Retakan tapal kuda terbentuk pada batas antara lereng yang masih stabil dan bagian yang mulai bergeser," terang Dwikorita dalam pernyataan resminya, pada Sabtu, 15 November 2025.

Baca Juga: Mahfud MD Soroti Putusan MK yang Larang Polisi Aktif Duduki Jabatan Sipil, Sebut Otomatis Berlaku

"Begitu retakan ini muncul, risiko longsor meningkat signifikan,” sambungnya.

Guru Besar Teknik Geologi dan Lingkungan di UGM itu lantas menegaskan, perlunya evakuasi cepat ketika retakan terlihat agar warga berada di area aman sejauh dua kali tinggi lereng.

Dwikorita menjelaskan, retakan yang terlihat saat cuaca cerah harus segera ditutup dengan material kedap air untuk mencegah tekanan air tanah meningkat.

“Semakin banyak air yang meresap, semakin besar dorongan dari dalam lereng hingga akhirnya tanah meluncur,” jelasnya.

Baca Juga: Gubernur Banten Kenang Sejarah di Monumen Palagan Lengkong Tangsel

Dwikorita juga mengingatkan tanda lain seperti pohon yang tiba tiba miring, muncul rembesan air baru, lereng menggembung, tanah ambles, bangunan retak hingga suara gemuruh.

“Pengamatan dini dan respons cepat adalah kunci untuk mencegah jatuhnya korban baru,” tutupnya. (***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X