Gaya Ceplas-Ceplos Menkeu Purbaya Dinilai Buka Mata Publik dan Tingkatkan Kepercayaan ke Pemerintah

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Selasa, 28 Oktober 2025 | 21:54 WIB
Pengamat sebut gaya komunikasi Menkeu Purbaya dibutuhkan agar masyarakat tahu soal pemerintahan. (Instagram/menkeuri)
Pengamat sebut gaya komunikasi Menkeu Purbaya dibutuhkan agar masyarakat tahu soal pemerintahan. (Instagram/menkeuri)

Baca Juga: Menkeu Purbaya: Proyek Kereta Cepat Whoosh Punya Misi Pengembangan Wilayah, Bukan Sekadar Soal Laba

Ceplas-Ceplos Purbaya Bikin Masyarakat Kritis soal Utang Whoosh

Syahganda juga menyinggung bagaimana pernyataan Purbaya soal utang Kereta Cepat Whoosh menjadi titik perhatian publik.

“Dia bilang, ‘Saya nggak mau biayai utang Whoosh,’ lalu masyarakat jadi bertanya-tanya ada apa di balik proyek itu,” ujar Syahganda.

Ia menilai, pernyataan Menkeu tersebut berhasil memancing diskusi publik dan membuat masyarakat menelaah lebih dalam duduk persoalan proyek strategis nasional itu. 

Baca Juga: Pemkot Tangsel Tuntaskan Program Bedah Rumah di Tiga Titik, Warga Serua Indah Ucap Syukur Punya Hunian Layak

“Purbaya berhasil memancing perhatian rakyat agar memahami kondisi sebenarnya. Saya pikir bangsa ini patut berterima kasih pada gaya ceplas-ceplos tapi serius dari Pak Purbaya,” ujarnya.

Purbaya Klaim Gaya Komunikasinya Tingkatkan Kepercayaan Publik

Menanggapi kritik yang dilontarkan Hasan Nasbi, Menkeu Purbaya menyebut gaya komunikasinya justru berdampak positif terhadap peningkatan indeks kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Pada Juli, Agustus, September sempat turun ke titik terendah saat banyak demo. Tapi setelah kebijakan dan komunikasi yang lebih terbuka, kepercayaan publik naik lagi,” ujar Purbaya saat ditemui di Menara Bank Mega, Jakarta, Senin (27/10/2025).

Baca Juga: Wali Kota Tangsel Ingatkan Camat dan Lurah Waspadai Administrasi Pertanahan, Tekankan Transparansi dan Kehati-hatian

Menurutnya, kebijakan dan gaya komunikasinya yang dianggap “ceplas-ceplos” adalah bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas kepercayaan masyarakat.
“Justru sekarang sudah stabil lagi. Pemerintah tetap kuat di mata masyarakat,” ungkapnya.

Purbaya juga menegaskan bahwa langkah komunikasinya dilakukan atas arahan langsung dari Presiden. 

“Saya memang terkesan seperti koboi, tapi yang saya lakukan adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Itu perintah Bapak Presiden, jadi saya tidak bergerak sendiri,” tegasnya.

(***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X