Baca Juga: Menkeu Purbaya: Proyek Kereta Cepat Whoosh Punya Misi Pengembangan Wilayah, Bukan Sekadar Soal Laba
Ceplas-Ceplos Purbaya Bikin Masyarakat Kritis soal Utang Whoosh
Syahganda juga menyinggung bagaimana pernyataan Purbaya soal utang Kereta Cepat Whoosh menjadi titik perhatian publik.
“Dia bilang, ‘Saya nggak mau biayai utang Whoosh,’ lalu masyarakat jadi bertanya-tanya ada apa di balik proyek itu,” ujar Syahganda.
Ia menilai, pernyataan Menkeu tersebut berhasil memancing diskusi publik dan membuat masyarakat menelaah lebih dalam duduk persoalan proyek strategis nasional itu.
“Purbaya berhasil memancing perhatian rakyat agar memahami kondisi sebenarnya. Saya pikir bangsa ini patut berterima kasih pada gaya ceplas-ceplos tapi serius dari Pak Purbaya,” ujarnya.
Purbaya Klaim Gaya Komunikasinya Tingkatkan Kepercayaan Publik
Menanggapi kritik yang dilontarkan Hasan Nasbi, Menkeu Purbaya menyebut gaya komunikasinya justru berdampak positif terhadap peningkatan indeks kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Pada Juli, Agustus, September sempat turun ke titik terendah saat banyak demo. Tapi setelah kebijakan dan komunikasi yang lebih terbuka, kepercayaan publik naik lagi,” ujar Purbaya saat ditemui di Menara Bank Mega, Jakarta, Senin (27/10/2025).
Menurutnya, kebijakan dan gaya komunikasinya yang dianggap “ceplas-ceplos” adalah bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas kepercayaan masyarakat.
“Justru sekarang sudah stabil lagi. Pemerintah tetap kuat di mata masyarakat,” ungkapnya.
Purbaya juga menegaskan bahwa langkah komunikasinya dilakukan atas arahan langsung dari Presiden.
“Saya memang terkesan seperti koboi, tapi yang saya lakukan adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Itu perintah Bapak Presiden, jadi saya tidak bergerak sendiri,” tegasnya.
(***)
Artikel Terkait
Panitia Muskota IV Kadin Tangsel Gagal, Umumkan Penundaan di Tengah Ketegangan Peserta
Uten Sutendy Desak Panitia Mukota Kadin Tangsel Diusut, Minta Kasus Kericuhan Dilaporkan ke Aparat Hukum
Sindikat Ganjal ATM Dibekuk Polsek Ciputat Timur, Uang Korban Rp73 Juta Raib
Kinerja APBN Banten 2025 Meningkat, Pendapatan dan Belanja Negara Capai Capaian Positif
Wali Kota Tangsel Ingatkan Camat dan Lurah Waspadai Administrasi Pertanahan, Tekankan Transparansi dan Kehati-hatian