Baca Juga: Hidup di Gubuk Reyot, Enci dan Sanah Pemulung Cipayung Ciputat Bertahan Hidupi 5 Anak
Jaga Independensi Profesi
Hendry menekankan bahwa urusan perusahaan media tidak boleh dicampuradukkan dengan urusan organisasi profesi wartawan.
Para pengurus PWI di daerah harus diberi ruang untuk menentukan pilihan secara bebas, tanpa tekanan politik maupun kepentingan bisnis.
“Sebagai orang media, mestinya sadar jangan cawe-cawe menjagokan calon. Biarkan pemilik suara menentukan pilihan sesuai hati nurani,” ujarnya.
Baca Juga: Menteri Ara Pro Orang Kaya? Warga Gugat Permen No. 5/2025 ke Mahkamah Agung
Kongres Penentu Arah PWI
Kongres PWI di Bekasi akan dihadiri oleh utusan dari 38 provinsi dan cabang khusus Solo. Forum ini akan memilih Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat periode lima tahun mendatang.
Momentum kongres kali ini dinilai krusial, terutama setelah munculnya Kongres Luar Biasa (KLB) tandingan yang menimbulkan kesan dualisme di tubuh organisasi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia dengan lebih dari 30 ribu anggota.
Dengan kondisi tersebut, Hendry berharap semua pihak menjaga marwah organisasi dan mengedepankan independensi.
Baca Juga: MRT Ekspansi ke Banten, Andra Soni Yakin Munculkan Pusat Ekonomi Baru
“Kongres ini bukan sekadar soal siapa yang terpilih, tetapi bagaimana PWI tetap solid, profesional, dan bebas dari intervensi,” pungkasnya.
(***)
Artikel Terkait
Tiga Atlet Taekwondo Kota Serang Sabet Medali Emas di Kejuaraan Internasional Malaysia
Jelang Kongres PWI 2025: Mengapa Hendry Ch Bangun Layak Dipilih Kembali?
Tasyakuran HUT ke-80 RI di Tangsel Penuh Makna
Ayah Wafat Sehari Sebelum Dikukuhkan, Rahmat Tetap Pimpin Pasukan 17 di HUT ke-80 RI Tangsel
Viral! Ijazah Siswa SMK di Ciputat Ditahan Gara-Gara Tunggakan SPP dan Biaya Study Tour