Jakarta, bidiktangsel.com – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri tengah menyelidiki dugaan mega korupsi yang melibatkan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Kasus ini diduga terkait dengan proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Kalimantan Barat yang mangkrak sejak 2016 dan mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp1,2 triliun.
Wakil Kepala Kortastipidkor Polri, Brigadir Jenderal Arief Adiharsa, mengonfirmasi bahwa penyelidikan kasus ini masih dalam tahap awal.
Baca Juga: KPK Selidiki Dugaan Korupsi Proyek PLN, Kerugian Negara Capai Rp1,2 Triliun
"Masih tahap penyelidikan ya," ujar Arief Adiharsa pada Selasa, 4 Maret 2025.
Penyelidikan ini dilakukan setelah Kortastipidkor Polri memeriksa sejumlah pejabat PLN Pusat pada Senin, 3 Februari 2025.
Pemeriksaan tersebut mencakup beberapa nama penting yang diduga mengetahui detail proyek yang kini bermasalah.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa selain kasus PLTU Kalimantan Barat, Kortastipidkor Polri juga mengusut dua kasus dugaan tindak pidana korupsi lainnya yang masih berkaitan dengan PLN.
Baca Juga: Satpol PP Tangsel Tertibkan Penjualan Miras dalam Operasi Ramadan 2025
Namun, Brigjen Arief Adiharsa belum bersedia mengungkap lebih jauh mengenai dua kasus lainnya.
"Belum bisa saya konfirmasikan sekarang," tambahnya.
Dalam penyelidikan kasus PLTU Kalimantan Barat, ditemukan bahwa proyek ini dimulai melalui proses lelang pada 2008.
Lelang tersebut dimenangkan oleh KSO BRN, meskipun perusahaan ini diduga tidak memenuhi persyaratan administrasi dan teknis yang seharusnya.
Kontrak proyek senilai USD 80 juta dan Rp507 miliar ditandatangani pada 2009 oleh Direktur Utama PT BRN, RR, serta Direktur Utama PLN saat itu, FM.
Artikel Terkait
Kemenhub Pastikan Program Mudik Gratis 2025 Tetap Berjalan Meski Anggaran Dipangkas
Jadwal Pendaftaran dan Rute Mudik Gratis Via Darat dari Kemenhub untuk Lebaran 2025
Wapres Gibran Rakabuming Tinjau Program Cek Kesehatan Gratis di Banten
Wapres Gibran Tinjau Proyek Tol Serang Panimbang Seksi 2, Target Operasional Akhir 2026
Gubernur Banten Andra Soni Gercep Tinjau Jalan Rusak di Pandeglang, Siapkan Solusi Infrastruktur