Sumedang, bidiktangsel.com – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan penurunan biaya haji tahun 2025 sebagai pencapaian bersejarah dalam pemerintahan Republik Indonesia.
Hal ini disampaikan ke awak media setelah meresmikan proyek strategis kelistrikan di Sumedang, Senin (20/1).
Baca Juga: Komisi IV DPR RI Desak Pemerintah Ungkap Pihak di Balik Pembangunan Pagar Laut
Presiden menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan efisiensi di berbagai sektor, dengan tujuan utama memberikan manfaat nyata bagi rakyat.
"Penurunan harga naik haji ini mungkin pertama kali dalam sejarah Republik. Tapi saya belum puas. Saya perintahkan untuk terus mencari peluang dan kesempatan agar biaya dapat diturunkan lebih jauh," ujar Prabowo.
Selain itu, Presiden juga menyoroti keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, termasuk pengendalian harga BBM, harga pangan, dan biaya transportasi udara.
Baca Juga: Transformasi Luar Biasa SDN Muncul 01, Simbol Kemajuan Pendidikan di Tangsel
Ia menyebutkan bahwa seluruh pencapaian ini adalah hasil kerja keras dari kolaborasi lintas sektor dalam pemerintahan.
"Kita bekerja bukan untuk sekadar mendapatkan penilaian baik, tetapi untuk sungguh-sungguh memberikan yang terbaik bagi rakyat. Transformasi pembangunan yang kita jalankan bertujuan menghapus kemiskinan, menghilangkan kelaparan, dan meningkatkan kemakmuran seluruh rakyat Indonesia," tegasnya.
Presiden juga mengapresiasi jajaran pemerintah dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan visi besar tersebut.
"Kesadaran untuk bekerja sama sebagai satu tim, tim merah putih, tim Indonesia, kini semakin kuat. Meski masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki, kita terus berupaya menyelesaikannya demi rakyat," tambahnya.
Baca Juga: Benyamin Siapkan Keringanan Pajak dan Retribusi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Penurunan biaya haji ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mempermudah umat Islam Indonesia dalam menjalankan ibadah ke Tanah Suci, sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah optimis bahwa langkah-langkah transformasi yang dilakukan akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan, baik di bidang ekonomi maupun sosial.
Artikel Terkait
Menteri ATR/BPN Benarkan Keberadaan Sertifikat HGB di Pagar Laut, Kabupaten Tangerang
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Kendalikan Inflasi di Banten
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Diskusi dengan Tokoh Aksi Demonstrasi di Kemendiktisaintek
Kinerja APBN Provinsi Banten Periode s.d. 31 Desember 2024: Pertumbuhan Positif di Semua Sektor
Zakat Fitrah 1446 H di Tangsel Ditetapkan Sebesar Rp 47.000