Muhammadiyah Dukung Libur Sekolah Selama Ramadan untuk Penguatan Akhlak dan Budi Pekerti

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Minggu, 19 Januari 2025 | 21:00 WIB

Jakarta, bidiktangsel.comMuhammadiyah menyatakan dukungannya terhadap wacana libur sekolah selama Ramadan yang diusulkan oleh Kementerian Agama.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menilai langkah ini dapat dimanfaatkan sebagai momen pendidikan akhlak dan budi pekerti bagi generasi muda.

Wacana ini mencuat setelah Wakil Menteri Agama, Romo HR Muhammad Syafi’i, menyampaikan rencana tersebut kepada publik pada 30 Desember 2024.

Baca Juga: Pembelajaran Selama Ramadan Tinggal Menunggu Surat Edaran, Ini Penjelasannya

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, juga memberikan tanggapan, menyatakan bahwa keputusan final akan dibahas lebih lanjut dalam rapat pemerintah.

Dalam keterangannya pada 1 Januari 2025, Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya menjaga kualitas ibadah selama Ramadan, baik melalui libur sekolah maupun tidak.

“Ramadan adalah waktu yang sakral bagi umat Islam. Kami harap semua pihak, termasuk yang non-muslim, dapat saling menghargai dan menciptakan Ramadan yang berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga: Pelestarian Budaya Memerlukan Kolaborasi Semua Pihak

Muhammadiyah Setuju, dengan Catatan Pendidikan Akhlak Diperkuat

Haedar Nashir, dalam pertemuan media seusai membuka Tanwir 1 Aisyiah di Jakarta pada 15 Januari 2025, menyampaikan dukungannya terhadap kebijakan ini.

“Setuju, Ramadan harus dimanfaatkan untuk mendidik akhlak, budi pekerti, dan karakter generasi muda,” tegasnya.

Menurut Haedar, waktu libur selama Ramadan dapat menjadi kesempatan bagi keluarga dan masyarakat untuk menanamkan nilai-nilai agama, khususnya di era teknologi yang sering mengalihkan perhatian generasi muda dari esensi moralitas.

Baca Juga: PMI Kabupaten Serang Berhasil Penuhi Kebutuhan Darah, Bupati Tatu Chasanah Apresiasi Kinerja UDD

“Pendidikan agama, akhlak, dan budi pekerti menjadi sangat penting. Libur ini juga harus tetap diiringi dengan proses pembelajaran yang menguatkan karakter anak,” tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X