Presiden Prabowo Panggil Jaksa Agung dan Jajaran Bahas Korupsi dan Perizinan Ilegal

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Selasa, 14 Januari 2025 | 08:23 WIB
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah memiliki komitmen kuat untuk memberantas korupsi.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah memiliki komitmen kuat untuk memberantas korupsi.

Jakarta, bidiktangsel.com – Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan penting dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin dan jajaran Jaksa Agung Muda di Istana Merdeka, Senin (13/1).

Agenda utama pertemuan ini adalah membahas langkah strategis pemberantasan korupsi serta penanganan praktik perizinan ilegal yang dinilai merugikan keuangan negara dan menghambat pembangunan.

Baca Juga: DPD KNPI Tangerang Selatan Hadiri Muscam DPK KNPI Setu, Esa Khoeril Fasha Terpilih Jadi Ketua Periode 2025-2028

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah memiliki komitmen kuat untuk memberantas korupsi, khususnya di sektor perizinan.

Ia menyoroti maraknya perizinan ilegal yang sering dimanfaatkan untuk kepentingan segelintir pihak, menyebabkan kerugian besar bagi perekonomian dan tata kelola negara.

“Korupsi dalam sektor perizinan adalah ancaman nyata bagi pembangunan. Kita harus menutup celah ini dengan tindakan tegas dan perbaikan sistemik,” ujar Prabowo.

Baca Juga: Pemkab Serang Terbitkan Sembilan Peraturan Daerah Sepanjang 2024

Presiden meminta agar Kejaksaan segera mempercepat proses penyelidikan dan penindakan terhadap kasus-kasus yang terindikasi perizinan ilegal.

Selain itu, ia juga menginstruksikan agar pengawasan internal di setiap instansi pemerintah diperkuat guna memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam proses perizinan.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, dan Kepala BPKP Yusuf Ateh.

Baca Juga: Pj Gubernur Banten Serahkan DPA SKPD TA 2025: Fokus pada Realisasi Tepat Waktu dan Optimalisasi Anggaran

Kehadiran mereka diharapkan dapat mendukung koordinasi antarlembaga dalam mengidentifikasi dan menindak kasus-kasus yang berpotensi merugikan negara.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menyambut arahan Presiden dengan optimisme. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah konkret, termasuk membentuk satuan tugas khusus untuk menangani kasus korupsi dan perizinan ilegal.

“Kami siap bekerja sama dengan semua pihak untuk memastikan bahwa hukum ditegakkan tanpa pandang bulu,” tegas Jaksa Agung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X