Presiden Prabowo Sentil Mentalitas Rendah Diri dalam Sambutan Musrenbangnas RPJMN 2025-2029

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Selasa, 31 Desember 2024 | 18:45 WIB
Prabowo Subianto beri arahan dalam Musrenbangnas RPJMN 2025-2029 (Foto: Gorajuara/ Tangkap layar YouTube Sekretariat Presiden)
Prabowo Subianto beri arahan dalam Musrenbangnas RPJMN 2025-2029 (Foto: Gorajuara/ Tangkap layar YouTube Sekretariat Presiden)

Jakarta, bidiktangsel.com – Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang digelar pada Senin (30/12).

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pandangan tegas terkait pentingnya meningkatkan kepercayaan diri bangsa Indonesia, khususnya dalam membangun kemandirian dan keberanian untuk bersaing di kancah internasional.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Serahkan DIPA Elektronik Secara Simbolis: Era Baru Digitalisasi APBN

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo secara lugas menyoroti fenomena di mana segelintir kalangan intelektual yang memiliki gelar akademik tinggi kerap menunjukkan mentalitas rendah diri terhadap kemampuan bangsa sendiri. 

"Kadang-kadang segelintir orang yang menganggap dirinya pintar selalu meragukan kemampuan bangsa Indonesia," ujar Prabowo.

Prabowo menegaskan bahwa bangsa Indonesia tidak boleh terjebak dalam mentalitas seperti itu. 

Baca Juga: Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Sambut Tahun Baru 2025 dengan Dzikir dan Doa

Ia menyebut, pemerintahannya berkomitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, berpegang teguh pada nilai-nilai Undang-Undang Dasar 1945, serta cita-cita para pendiri bangsa. 

"Kita berniat baik, kita ingin memimpin bangsa ini dengan pemerintah yang bersih. Itu keinginan kita, dan itu tekad kita," tegasnya.

Lebih lanjut, Prabowo menekankan pentingnya keberanian untuk mengembangkan sektor-sektor strategis seperti energi dan industri dalam negeri.

Baca Juga: Fokus Tingkatkan Daya Beli Masyarakat dan Kebersihan Lingkungan melalui Dana Kelurahan

Menurutnya, Indonesia harus percaya diri untuk menciptakan solusi dan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan bangsa, tanpa merasa inferior terhadap negara lain.

“Indonesia harus punya pemerintah yang bersih. Dengan niat dan tekad yang baik, Insyaallah kita akan mencapai tujuan besar tersebut," tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Presiden juga menyerukan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk akademisi dan profesional, untuk bekerja bersama mewujudkan visi Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X