Jakarta, bidiktangsel.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara simbolis menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Elektronik kepada seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah di Istana Negara, hari ini.
Penyerahan ini menandai babak baru dalam digitalisasi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk tahun 2025.
Baca Juga: Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Sambut Tahun Baru 2025 dengan Dzikir dan Doa
Dalam sambutannya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa proses penyusunan DIPA kini telah sepenuhnya terdigitalisasi.
“DIPA tahun 2025 disusun melalui digitalisasi penuh, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga penandatanganan secara elektronik menggunakan aplikasi Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI). Proses ini telah berhasil menyederhanakan tahapan pengesahan DIPA dari sebelumnya 12 tahap menjadi hanya 4 tahap,” ungkapnya.
Sri Mulyani juga menyoroti efisiensi yang tercapai melalui inovasi ini, yang diharapkan dapat meningkatkan akurasi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan APBN.
Baca Juga: Fokus Tingkatkan Daya Beli Masyarakat dan Kebersihan Lingkungan melalui Dana Kelurahan
“Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat reformasi birokrasi dan meningkatkan tata kelola keuangan negara,” tambahnya.
Presiden Prabowo Subianto, dalam pidatonya, menekankan pentingnya pelaksanaan APBN yang efisien dan tepat sasaran.
Ia juga berpesan kepada para menteri, pimpinan lembaga, dan gubernur untuk memanfaatkan anggaran dengan bijak dan akuntabel demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
Baca Juga: Koordinasi Perkembangan Pilkada Tangerang Selatan 2024: Tingkat Partisipasi Pemilih Capai 83%
Alokasi Dana Transfer Daerah 2025
Selain menyerahkan DIPA kepada kementerian dan lembaga, Presiden Prabowo juga memberikan daftar alokasi transfer ke daerah tahun 2025 kepada para gubernur.
Alokasi ini mencakup Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Desa, yang bertujuan untuk memperkuat pemerataan pembangunan dan pelayanan publik di seluruh wilayah Indonesia.
Artikel Terkait
Aktivis Desak KPK Segera Tahan Hasto Kristiyanto, Hindari Kasus Seperti Harun Masiku
Pj Gubernur Banten A Damenta Hadiri Musrenbangnas RPJMN 2025-2029, Fokus pada Program Prioritas Nasional
Pemkot Tangsel Bersama PT Cinere Serpong Jaya Lakukan Penanaman Pohon
Angka Kemiskinan di Tangsel Turun ke 2,36 Persen, Terendah di Banten
Pj Sekda Provinsi Banten Usman Asshiddiqi Qohara Ikuti Rapat Inflasi Minggu Terakhir 2024