Jakarta, bidiktangsel.com – Dalam momentum Perayaan Natal Nasional 2024 yang berlangsung meriah, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan sambutan yang penuh makna dan inspirasi.
Di hadapan ribuan peserta acara, ia menyebut keluarganya sebagai "Keluarga Pancasila" karena keberagaman agama di dalamnya.
Baca Juga: Habiburokhman di DPR: Kritik Mahfud MD, Sebut Gagal dalam Penegakan Hukum
Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa keluarganya adalah cerminan nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam hal toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
“Saya mengerti hal ini, karena keluarga saya banyak yang beragama Kristiani. Saya juga lahir dari seorang ibu yang beragama Kristiani. Jadi mungkin boleh dikatakan saya ini bukti dari keluarga Pancasila,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa perbedaan keyakinan tidak pernah menjadi pemicu konflik dalam keluarganya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto: Tegaskan Komitmen untuk Tidak Membohongi Rakyat
“Kalau orang tua saya bertengkar, tidak pernah soal agama. Kalau bertengkar sih kadang-kadang. Tapi buktinya mereka berhasil, putranya jadi Presiden Republik Indonesia,” tambahnya dengan senyuman.
Presiden Prabowo juga menyoroti keunikan dan kehebatan bangsa Indonesia yang mampu hidup dalam harmoni meski memiliki beragam latar belakang agama, suku, dan budaya.
“Suatu kehebatan bangsa Indonesia, suatu kecemerlangan bangsa Indonesia adalah kita bisa bersatu, kita bisa hidup rukun. Bhinneka Tunggal Ika. Ini adalah kehebatan bangsa Indonesia,” tegasnya.
Baca Juga: Pj Gubernur Banten A Damenta Ajak Kader HMI Diseminasikan dan Kawal Program Pemprov Banten
Pernyataan ini disambut dengan tepuk tangan meriah dari para hadirin yang merasa terinspirasi oleh pesan toleransi dan persatuan yang disampaikan oleh Presiden.
Perayaan Natal Nasional 2024 tidak hanya menjadi ajang spiritual bagi umat Kristiani tetapi juga simbol persatuan bangsa.
Melalui acara ini, Presiden Prabowo mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Artikel Terkait
Pj Wali Kota Tangerang Sambut Kunjungan Menteri Komunikasi dan Digital, Bahas Implementasi Smart City
Orasi Kepemudaan dan Kongkow Pemuda: Refleksi dan Proyeksi Kota Tangerang Selatan 2025
Pj Gubernur Banten A Damenta Dorong Kepala Sekolah Ciptakan Inovasi Pengajaran
Terima APDESI, Pj Gubernur A Damenta: Tahun 2025 Bantuan Provinsi Banten Rp100 juta per Desau
Lampaui Rata-Rata Nasional, Indeks Pembangunan Manusia Tangsel Capai 84,16