Ciputat, bidiktangsel.com - Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menunjukkan tajinya sebagai kota yang unggul dalam hal pembangunan manusia.
Pada tahun 2024, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tangsel melonjak dari 83,57 persen di tahun 2023 menjadi 84,16 persen, mengukuhkan statusnya dalam kategori "sangat tinggi" (IPM ≥ 80).
Baca Juga: Terima APDESI, Pj Gubernur A Damenta: Tahun 2025 Bantuan Provinsi Banten Rp100 juta per Desau
IPM adalah ukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup. IPM digunakan untuk mengukur tingkat pencapaian pembangunan manusia di suatu wilayah.
Semakin tinggi nilai IPM suatu negara atau daerah, maka pencapaian pembangunan manusianya semakin baik.
IPM Tangsel Lampaui Rata-rata Nasional
Dalam skala provinsi, IPM Banten juga mengalami pertumbuhan dari 74,41 persen pada tahun 2020 menjadi 76,35 persen pada tahun 2024, dengan rata-rata peningkatan 0,65 persen per tahun.
Baca Juga: Pj Gubernur Banten A Damenta Dorong Kepala Sekolah Ciptakan Inovasi Pengajaran
Namun, Tangsel berhasil melampaui rata-rata provinsi dengan mencatatkan pertumbuhan yang lebih cepat dan capaian yang lebih tinggi.
Bahkan tidak hanya skala provinsi saja, pencapaian ini menjadikan Tangsel sebagai salah satu kota dengan IPM tertinggi di Indonesia, karena skala nasional nilai IPM tahun 2024 yakni 75,02 persen.
Prestasi Tangsel ini menunjukkan keberhasilan pemerintah daerah dalam mengelola potensi masyarakat dan membangun kota secara berkelanjutan, serta menciptakan ruang hidup yang sejahtera bagi warganya.
Baca Juga: Orasi Kepemudaan dan Kongkow Pemuda: Refleksi dan Proyeksi Kota Tangerang Selatan 2025
Tangsel Unggul dalam Semua Dimensi IPM
Keberhasilan Tangsel dalam mempertahankan status pembangunan manusia sangat tinggi didukung oleh peningkaran di semua dimensi pembentuk IPM, terutama pada standar hidup layak, pendidikan dan kesehatan.
1. Peningkatan Standar Hidup Layak
Pada tahun 2024, pengeluaran riil per kapita per tahun di Tangsel meningkat dari Rp16.225.000 pada 2023 menjadi Rp17.028.000, atau tumbuh dari 83,57 persen menjadi 84,16 persen.
Baca Juga: Pj Wali Kota Tangerang Sambut Kunjungan Menteri Komunikasi dan Digital, Bahas Implementasi Smart City
Peningkatan ini mencerminkan semakin baiknya kesejahteraan masyarakat Tangsel, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi kota yang stabil dan daya beli masyarakat yang semakin baik.
2. Kemajuan di Bidang Pendidikan
Tangsel terus mengembangkan kualitas pendidikan, yang menjadi salah satu faktor kunci pembangunan manusia.
Hal ini ditunjukan dengan indikator IPM dalam kategori Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di Kota Tangsel meningkat dari 11,85 persen di tahun 2023 menjadi 11,86 persen di tahun 2024.
Baca Juga: Kolaborasi Solusi Penurunan Stunting di Banten, Menuju Zero Stunting
Untuk itu, indikator IPM dalam Harapan Lama Sekolah (HLS) juga mengalami kenaikan dari 14,68 persen pada tahun 2023 menjadi 14,70 persen di tahun 2024.
3. Kesehatan yang Semakin Baik
Tidak hanya tiga indikator di atas, Kota Tangsel juga menunjukkan komitmen pembangunan manusia dari aspek kesehatan.
Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya indikator IPM dalam kategori Umur Harapan Hidup (UHH), yakni dari 75,64 persen pada tahun 2023 menjadi 75,80 persen di tahun 2024, mencerminkan peningkatan kualitas layanan kesehatan di kota ini. (***)
Artikel Terkait
Mahfud MD Kritik Kebijakan Denda Damai untuk Koruptor: Melukai Rasa Keadilan
Satpol PP Kabupaten Tangerang Kerahkan 145 Personel untuk Amankan 18 Gereja Selama Natal 2024
Dinas Sosial Kota Tangerang Pastikan Logistik Aman untuk Hadapi Bencana Hidrometeorologi
Kelurahan Manis Jaya Kolaborasi dengan PT HINO Tangani Permasalahan Sampah
Pj Gubernur Banten A Damenta Tegaskan Pentingnya Perda Penanaman Modal untuk Perkuat Iklim Investasi