Percobaan Pembakaran Kantor Redaksi Pakar, LKBPH PWI Pusat Desak Polisi Ungkap Pelaku

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 28 Desember 2024 | 19:24 WIB
Percobaan pembakaran kantor redaksi Harian Pakuan Raya (Pakar) di Bogor.
Percobaan pembakaran kantor redaksi Harian Pakuan Raya (Pakar) di Bogor.

Jakarta, bidiktangsel.com - Ketua Lembaga Konsultan Bantuan dan Penegakan Hukum Persatuan Wartawan Indonesia (LKBPH PWI Pusat), HMU Kurniadi, mengecam keras percobaan pembakaran kantor redaksi Harian Pakuan Raya (Pakar) di Bogor, yang terjadi pada Sabtu dini hari. 

Tindakan tersebut dinilai sebagai ancaman serius terhadap kebebasan pers di Indonesia.

Baca Juga: Lampaui Rata-Rata Nasional, Indeks Pembangunan Manusia Tangsel Capai 84,16

Kurniadi menegaskan pentingnya langkah tegas dari pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. 

“Kami mendorong polisi untuk segera menangkap pelaku percobaan pembakaran tersebut sekaligus mengungkap siapa dalang di balik aksi ini,” ujar Kurniadi saat ditemui di Universitas Diponegoro, Semarang, siang tadi.

Ancaman Serius terhadap Kebebasan Pers

Menurut Kurniadi, serangan terhadap kantor redaksi ini merupakan bentuk nyata tindakan kekerasan terhadap wartawan. 

Baca Juga: Terima APDESI, Pj Gubernur A Damenta: Tahun 2025 Bantuan Provinsi Banten Rp100 juta per Desau

Ia mengingatkan bahwa kasus seperti ini bisa melemahkan kemerdekaan pers jika tidak ditangani dengan serius.

“Apabila aksi ini berkaitan dengan pemberitaan, tetap saja tidak dapat dibenarkan. Dalam kasus delik pers, seharusnya ditempuh jalur pengaduan ke Dewan Pers, bukan dengan tindakan horor seperti ini,” tegas Kurniadi.

Kurniadi juga menyampaikan dukungannya terhadap upaya polisi dalam mengungkap kasus ini. Ia berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional agar pelaku dapat segera ditangkap dan diadili.

Baca Juga: Pj Gubernur Banten A Damenta Dorong Kepala Sekolah Ciptakan Inovasi Pengajaran

“Kita mendukung polisi bekerja profesional untuk mengungkap kasus ini,” tambah advokat yang juga dikenal sebagai penggiat anti-korupsi tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Kurniadi mengimbau masyarakat untuk menjaga kebebasan pers dengan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Ia menekankan bahwa media memiliki peran penting dalam demokrasi dan harus dilindungi dari segala bentuk intimidasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X