Baca Juga: Pemkot Tangsel Siapkan 432 Personel dan 66 Ambulans untuk Hadapi Natal dan Tahun Baru 2025
Hasto menilai bahwa intimidasi politik menggunakan aparat penegak hukum dan sumber daya negara hanya akan memperkuat komitmen partainya untuk memperjuangkan keadilan.
“Kami tidak akan menyerah menghadapi tekanan, baik formal maupun informal. Sebagai kader PDI Perjuangan, kami siap menghadapi risiko apa pun demi nilai-nilai demokrasi dan kedaulatan rakyat,” ungkapnya.
Ia mengajak seluruh kader PDI Perjuangan untuk menjaga marwah partai dan tetap berjuang dengan kepala tegak.
Baca Juga: Pj Gubernur Banten A Damenta Tinjau Pos Pelayanan Nataru 2024
“Seperti para pejuang kita di masa penjajahan Belanda yang tetap tersenyum meski menghadapi hukuman gantung, kami juga akan menghadapi segala risiko dengan keberanian.”
Hasto menutup pernyataannya dengan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang terus mendukung perjuangan PDI Perjuangan.
Ia menegaskan komitmennya untuk menjaga demokrasi dan memperjuangkan nilai-nilai kedaulatan rakyat.
Baca Juga: Pj Gubernur Banten A Damenta Pantau Malam Natal 2024
“Terima kasih atas dukungan masyarakat. Kami akan terus berjuang untuk menjaga cita-cita bangsa ini. Merdeka!” pungkas Hasto.
Dengan sikap ini, PDI Perjuangan kembali menunjukkan komitmennya untuk menghormati hukum dan menjaga demokrasi, meski harus menghadapi berbagai tantangan berat. (***)
Artikel Terkait
Ini Penjelasan Pj Gubernur Banten A Damenta Terkait Seleksi PPPK Provinsi Banten
Polemik Surat Pemberitahuan Pengambilan PSU Sepihak di Tangsel
Outlet Mie Gacoan di Pamulang Diduga Tak Berizin, Satpol PP Tangsel Siap Ambil Tindakan Tegas
TPID Kabupaten Serang Gelar Operasi Pasar di Pasar Petir, Tekan Harga Jelang Nataru
Puncak AL-AZHAR FESTIVAL 2024 Sukses Mempererat Silaturahmi dan Kebersamaan